Salin Artikel

Kisah Pangeran Harry, Tak Dikawal Polisi, Tak Bisa Pulang ke Inggris

Pasangan itu merasa saat ini mereka tidak dapat kembali ke Inggris tanpa perlindungan dari aparat kepolisian agar mereka tetap aman.

Sebelumnya, surat kabar Mail on Sunday memberitakan Pangeran Harry sudah meminta peninjauan kembali atas keputusan Home Office.

Keputusan tersebut tidak mengizinkan Harry dan keluarga mendapatkan perlindungan polisi lagi ketika berada di Inggris.

Berkaitan akan hal tersebut, perwakilan hukum Pangeran Harry mengeluarkan pernyataan panjang.

"Pangeran Harry mewarisi risiko keamanan saat lahir hingga seumur hidup."

"Dia tetap berada di urutan keenam dalam takhta kerajaan, menjalani dua tugas pertempuran di Afganistan."

"Dan, beberapa tahun terakhir keluarganya menjadi sasaran ancaman neo-Nazi dan ekstremis."

"Meski perannya dalam institusi telah berubah, profilnya sebagai anggota keluarga kerajaan tidak berubah."

"Ancaman bagi dia dan keluarganya juga tidak berubah," demikian bunyi pernyataan itu.

"Duke dan Duchess of Sussex secara pribadi mendanai tim keamanan pribadi untuk keluarga mereka."

"Namun keamanan itu tidak dapat menyamai perlindungan polisi yang diperlukan saat berada di Inggris."

"Dengan tidak adanya perlindungan seperti itu, Pangeran Harry dan keluarganya tidak dapat kembali ke rumahnya."

Harry-Meghan mendapatkan pengawalan polisi ketika mereka masih berstatus sebagai bangsawan Inggris.

Setelah keduanya mundur dari keluarga kerajaan Inggris pada Maret 2020, hak khusus ini hilang.

Perwakilan hukum menyatakan, Harry sudah berencana membayar pengawalan polisi jika mereka berada di Inggris, namun negosiasi ini ditolak.

Pengumuman dari otoritas terkait seolah menyurutkan rencana Harry, Meghan, Archie, dan Lilibet kembali ke Inggris untuk perayaan Platinum Jubilee.

Belum diketahui siapa yang akan hadir, namun diharapkan keluarga Sussex bisa bersatu dengan keluarga kerajaan Inggris lainnya untuk merayakan tonggak sejarah Ratu Elizabeth II ini.

Pernyataan yang dikeluarkan perwakilan hukum Pangeran Harry juga menyebutkan, Harry bersedia memenuhi biaya keamanan agar tidak membebani pembayar pajak di Inggris.

"Tujuan Pangeran Harry sederhana, untuk memastikan keselamatan diri dan keluarganya saat berada di Inggris, sehingga anak-anaknya bisa mengetahui negara asal ayahnya."

"Ketika Harry mengunjungi Inggris pada Juli 2021 untuk pembukaan patung Putri Diana, keamanannya terganggu karena tidak adanya perlindungan polisi saat meninggalkan acara amal."

Peristiwa ini merujuk pada acara WellChild pembukaan patung Putri Diana yang dihadiri Harry di London barat.

Harry meminta peninjauan kembali atas keputusan Home Office terkait keamanannya pada September 2021.

Ia berharap, keputusan tersebut dapat dievaluasi kembali.

"Inggris akan selalu menjadi rumah Pangeran Harry dan negara yang dia inginkan agar istri dan anak-anaknya aman."

"Dengan kurangnya perlindungan polisi, ada risiko pribadi yang terlalu besar. Pangeran Harry berharap petisinya akan menyelesaikan situasi ini," begitu bunyi pernyataan tersebut.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/01/18/170447120/kisah-pangeran-harry-tak-dikawal-polisi-tak-bisa-pulang-ke-inggris

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.