Salin Artikel

3 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Merawat Anggrek

KOMPAS.com - Dari sekian banyak tanaman hias yang kita ketahui, anggrek menjadi salah satu favorit banyak orang.

Hal itu tidak bisa dilepaskan dari keindahan kelopak dan warna bunganya yang dapat mempercantik ruangan.

Supaya anggrek tetap berbunga tentu perawatan tanaman hias ini harus dilakukan semaksimal mungkin.

Dengan begitu anggrek tidak terserang hama dan akarnya tidak busuk.

Lalu, bagaimana cara merawat tanaman hias yang satu ini?

Anggrek butuh perhatian

Kalau tanaman hias lain cukup diberi air, pot, dan pupuk supaya tetap tumbuh, perawatan anggrek terbilang unik.

Karena tanaman hias itu membutuhkan "perhatian" pemiliknya seperti diungkap Kaylyn Hewitt dari toko bunga asal Los Angeles, The Bouqs Co.

"Tetapi begitu Anda menguasainya, perawatannya relatif mudah," kata Hewitt.

Nah, supaya kita lebih paham, ia membeberkan tiga hal yang harus diingat ketika merawat anggrek. Apa sajakah itu?

1. Kebutuhan air

Setiap tanaman hias harus dijaga kesuburannya, termasuk anggrek. Jadi, berikan air yang cukup tapi jangan terlalu basah.

Hewitt menjelaskan bahwa anggrek dapat "berbicara" kepada pemiliknya jika tanaman yang satu ini membutuhkan air.

Akar anggrek biasanya akan berubah warna menjadi abu-abu dan ini tandanya perlu disiram dengan air.

"Ketika akarnya berwarna hijau cerah, anggrek terhidrasi dan tidak membutuhkan air tambahan," terang Hewitt.

Rutinitas penyiraman anggrek dapat dilakukan 1-2 kali dalam seminggu. Tapi, ini bergantung pada musim dan suhu.

Meski begitu, kita tetap disarankan memeriksa akar anggrek untuk memastikan tanaman hias ini butuh air atau tidak.

2. Penempatan

Hewwit menerangkan, anggrek menyukai sinar matahari tidak langsung.

Jadi, tidak ada salahnya menempatkan anggrek di tempat teduh.

"Juga perlu diingat bahwa anggrek adalah tanaman tropis, jadi tanaman hias ini menikmati tingkat kelembapan hingga tertentu, 65 persen tepatnya," jelasnya.

Supaya tetap lembap tapi tidak terlalu basah sebaiknya anggrek dibiarkan 1-2 hari di kamar mandi supaya dapat menyerap uap dan air.

3. Pemupukan

Hewitt mengatakan, anggrek akan tumbuh subur bila diberi sedikit lebih banyak pupuk daripada tanaman hias lainnya.

Ketika situasi yang panas, anggrek sebaiknya dipupuki setiap 1-2 minggu.

Sedangkan jika kondisi lingkungan sedang dingin, pemupukan cukup dilakukan setiap bulan.

Pemupukan anggrek secara teratur membantunya untuk mengeluarkan bunga yang indah.

Sementara itu, anggrek yang terpapar sinar matahari juga harus dicek akarnya untuk mengetahui tanaman hias ini membutuhkan air atau tidak.

"Jangan biarkan anggrek menekanmu," kata Hewitt.

"Mereka sangat cantik dan begitu Anda menguasainya, itu akan menjadi tambahan yang menyenangkan untuk koleksi tanaman," ujar dia

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/06/28/143000820/3-hal-yang-harus-diperhatikan-saat-merawat-anggrek

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.