Minuman Energi, Seberapa Perlu?

Kompas.com - 05/10/2010, 07:24 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Sebaiknya Anda tidak mudah tergiur iklan minuman berenergi karena bisa-bisa Anda hanya membuang uang dengan percuma. Para ahli kebugaran menyatakan, minuman energi hanya diperlukan oleh mereka yang akan melakukan kegiatan fisik dan butuh energi besar, seperti pelari marathon.

Menurut Nick Hudson, ahli kebugaran dari Inggris, minuman energi sebenarnya mengandung cukup banyak kalori. Karena itu jika Anda termasuk orang yang berolahraga kurang dari dua jam setiap hari, sebaiknya tak perlu mengonsumsi minuman energi.

"Banyak orang yang minum minuman energi yakin energinya akan bertambah sehingga bisa berolahraga lebih lama. Padahal kebanyakan produk minuman itu adalah minuman berkalori. Meminumnya berarti Anda perlu olahraga lebih lama untuk membakar kalori yang baru ditambahkan dari minuman itu," kata Hudson.

Ia menambahkan, minuman energi hanya cocok untuk mereka yang akan melakukan pekerjaan fisik cukup besar. "Sebenarnya tidak ada manfaat bagi kita yang cuma ingin berolahraga kurang dari dua jam," katanya.

Untuk para penggemar olahraga kebugaran, Hudson menyarankan untuk menghindari dehidrasi dengan cukup minum air putih karena saat berlatih banyak keringat yang keluar.

Minuman energi kebanyakan mengandung karbohidrat untuk memasok bahan bakar dengan cepat bagi tubuh. Minuman jenis ini juga biasanya mengandung sodium yang mempertahankan keseimbangan cairan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X