Kompas.com - 03/01/2013, 16:27 WIB
Editorwawa

KOMPAS.com - Sikap optimistis membuat seseorang selalu bersemangat dan ceria meski didera berbagai masalah, sehingga ia selalu menemukan peluang di balik kesulitannya.

Optimistis merupakan kecerdasan emosional yang bisa menjadi bekal untuk meraih karier cemerlang dan mencapai kesuksesan lebih besar dalam hidup seseorang. Kalau salah satu resolusi Anda adalah sukses dalam karier,ptimistis menjadi kuncinya. Siapa pun bisa menjadi pribadi yang optimistis, bahkan seseorang yang cenderung pesimistis sekali pun. Caranya dengan membiasakan diri berpikir positif.

Optimistis berasal dari bahasa Latin, optimus yang artinya terbaik. Orang yang optimistis selalu melakukan yang terbaik dalam berbagai situasi dan selalu mengharapkan hal baik terjadi. Dengan bersikap optimistis, seseorang meyakini juga berharap bahwa segalanya akan selalu baik atau menjadi baik meski hal buruk menimpanya.

Studi psikologi menemukan adanya dampak positif sikap optimistis terhadap kesehatan mental. Riset lain menunjukkan sikap optimistis juga baik untuk kesehatan fisik. Orang yang optimistis memiliki sistem imun tubuh yang lebih kuat untuk melawan penyakit, juga lebih kecil risikonya terkena serangan jantung. Tubuh orang optimistis juga lebih mampu mengatasi stres.

Orang optimistis juga meyakini bahwa kebahagiaan mereka ada di tangan sendiri. Dengan begitu mereka takkan menyalahkan dirinya ketika hal buruk terjadi. Mereka memandang hal buruk sebagai hasil dari sesuatu yang berasal dari luar diri mereka.

Sementara mereka yang pesimistis cenderung berpikir sebaliknya. Jika mengalami hal buruk, mereka akan menyalahkan dirinya sendiri. Kalau mereka mengalami hal baik, itu merupakan keberuntungan yang belum tentu akan terjadi lagi dan berasal dari sesuatu dari luar dirinya.

Oleh karena itu, orang-orang yang optimistis memiliki masa depan lebih cerah. Mereka selalu berpikir positif dari setiap keadaan yang dialaminya. Sehingga setiap kali mengalami kesulitan mereka mampu menjalaninya dan meyakini hal baik akan datang setelahnya.

Ciri orang optimistis di antaranya:
* Berpikir, merefleksikan, dan menekankan pada hal baik dalam hidup.
* Selalu bersyukur atas apa yang dialami atau dijalaninya.
* Tidak mengeluhkan hal buruk yang menimpanya.
* Menganggap bahwa tak ada yang bisa menghambatnya untuk meraih sukses dan mencapai impiannya.
* Percaya akan rejeki yang melimpah.
* Percaya diri bahwa dunia memberikan banyak kesempatan dan peluang baginya untuk sukses.

Jadi, setiap kali menemukan masalah dengan pekerjaan di kantor, latihlah pikiran Anda untuk selalu mencari sisi positifnya. Jika proyek yang Anda jalankan gagal, temukan pelajaran berharga selama berproses menjalaninya dan yakini hal itu bermanfaat besar untuk Anda ke depannya.  Setiap kegagalan atau kesulitan yang Anda temui dalam perjalanan karier merupakan proses belajar. Dengan meyakini hal ini potensi untuk sukses di masa mendatang akan lebih besar.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.