Perempuan Inggris Tak Pandai "Shopping"

Kompas.com - 12/07/2013, 11:43 WIB
Begini triknya pilih blazer untuk si tubuh besar SHUTTERSTOCKBegini triknya pilih blazer untuk si tubuh besar
|
EditorWawa

KOMPAS.com – Kaum perempuan pandai dalam berbelanja? Belum tentu. Survei menunjukkan lebih dari 1000 perempuan Inggris tidak pandai dalam membeli pakaian yang tepat untuk mereka. Hampir 81 persen perempuan kesulitan menentukan pakaian yang cocok saat berada di ruang ganti. Kebanyakan dari mereka juga membeli pakaian yang kemudian hanya tersimpan rapi di lemari. Apakah hal ini terjadi juga pada Anda?

Survei yang digelar oleh situs VoucherCodesPro.co.uk mengungkapkan, dari 10 pakaian perempuan Inggris coba di ruang ganti, hanya satu pakaian yang dibeli. Pakaian yang dibeli ini pun tidak pernah terpakai. Kebanyakan perempuan menghabiskan sekitar Rp 520.000 per bulan untuk belanja pakaian yang kemudian hanya tergantung rapi di lemari pakaiannya. Hal ini juga terjadi pada perempuan yang belanja pakaian di internet. Seperempat dari pakaian yang dibeli secara online, tak terpakai alias terpajang rapi di lemari.

Menentukan gaya berpakaian juga menjadi masalah bagi para perempuan yang menjadi responden dari riset ini. Hanya 39 persen dari 2000 responden mengaku dapat menemukan pakaian dan aksesoris yang cocok dengan penampilan dan karakter mereka.

Meski kebanyakan perempuan harus berjuang keras menentukan pakaian yang cocok saat di ruang ganti, mereka mengaku menikmati berbelanja pakaian. Soal fekuensi berbelanja, satu dari sepuluh perempuan berbelanja setiap hari, dan membeli barang-barang fashion seminggu sekali. Sementara, 40 persen perempuan mengaku berbelanja barang high street dua minggu sekali. Ada juga yang pergi berbelanja sekitar sebulan sekali.

Survei ini juga menyebutkan soal kebiasaan belanja online. Sebanyak 45 persen perempuan lebih suka membeli pakaian di internet. Sedangkan 38 persen perempuan mengaku masih menggemari belanja langsung di toko.

Ketika diminta untuk mengevaluasi pengeluaran untuk belanja pakaian yang akhirnya tak terpakai, 37 persen menyebut angka Rp 260.000 sampai Rp 520.000 setiap bulan.

"Saya sangat terkejut melihat betapa banyak perempuan mengaku membuang-buang uang untuk membeli fashion item yang tidak cocok bagi mereka. Membuang uang pada item yang tidak perlu atau tidak akan dipakai, dan menyebabkan mereka berakhir pada utang,” jelas juru bicara VoucherCodesPro.co.uk.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Dailymail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X