Kompas.com - 24/07/2016, 19:46 WIB
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com --  Sebanyak 46,7 persen dari 12.812 responden wanita dalam survei yang dilakukan oleh Lentera Sintas Indonesia dan Magdalene.co, yang bekerja sama denan Change.org Indonesia mengatakan bahwa mereka pernah mendapatkan kekerasan seksual.

Wulan Danoekoesoemo, Direktur Eksekutif Lentera Sintas Indonesia, mengatakan kepada Kompas.com bahwa pelecehan seksual ini bisa terjadi di mana pun tempatnya, oleh siapa pun, dan terhadap siapa pun.

Kasus pelecehan seksual terhadap wanita dapat terjadi tanpa melihat latar belakang korban.

Namun, sejauh mana wanita bisa dikatakan mendapatkan kekerasan seksual?

“Pada dasarnya jika bicara mengenai kekerasan seksual secara fisik, kata kuncinya adalah ketika seseorang merasa tidak nyaman saat mereka tidak menginginkan hal tersebut,” ujar Wulan.

Lalu, jika korbannya dipaksa dan tetap terjadi, itu termasuk ke dalam kategori kekerasan seksual.

Tidak hanya kekerasan seksual secara fisik. Dalam survei tesebut juga menjelaskan bahwa wanita berpotensi tinggi mendapatkan kekerasan seksual secara verbal, pemaksaan melihat konten porno, intimidasi atau ancaman melakukan aktivitas seksual dan pemerkosaan.

Ingat, jika Anda, kerabat, atau pun orang-orang terdekat Anda mengalami kekerasan seksual, sebaiknya segera melaporkan dan membuat pengaduan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.