Kompas.com - 20/02/2017, 22:02 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Persoalan orgasme menjadi tantangan tersendiri untuk kaum wanita. Pasalnya, sudah bukan rahasia lagi bahwa banyak wanita yang kesulitan menikmati orgasme selagi berhubungan seksual.

Vanessa Marin, seorang terapis seks bersertifikasi, mengatakan bahwa banyak wanita tidak menyadari penyebab gagal orgasme yang sering mereka alami.

Menurut Marin, tidak tercapainya orgasme tidak selalu terkait dengan teknik dan posisi seks.

“Wanita memiliki kemampuan multitasking. Hal itu pun terbawa saat berhubungan seks dengan suami. Jadinya banyak wanita yang berpikir tentang persoalan lain ketika sedang bercinta,” jelas Marin.

Tidak memfokuskan pikiran pada waktu sekarang memengaruhi irama tubuh ketika sedang berhubungan seks.

Pikiran dan tubuh, kata Marin, harus seirama kala bercinta untuk berhasil mencapai fase klimaks seks.

“Pikiran soal pekerjaan, anak, dan lain-lain saat sedang bercinta bisa membunuh kemampuan tubuh untuk menikmat seks sehingga Anda tidak merasakan orgasme,” urainya.

Marin mengungkapkan bahwa sebagian besar klien yang mengikuti terapinya merasakan orgasme setelah berlatih untuk memusatkan perhatian dan fokus kala sedang bercinta.

Menurut studi yang dipublikasikan oleh jurnal Sexual and Relationship Therapy, wanita yang tidak memikirkan hal lain saat berhubungan seks selalu merasakan orgasme.

“Tubuh dan pikiran adalah hubungan yang linear. Anda harus mengatur pikiran agar fokus pada permainan saat bercinta. Sebab, tanpa hal itu, waktu bercinta terlewatkan tanpa kesan,” pungkasnya.



Sumber SHAPE

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X