Memaki Ternyata Bikin Fisik Lebih Kuat

Kompas.com - 20/05/2017, 16:00 WIB
Thinkstockphotos Ilustrasi

KOMPAS.com - Meneriakkan kata-kata makian dan umpatan memang bukan kebiasaan baik. Namun, memaki ternyata bisa meningkatkan kekuatan fisik.

Hal itu dibuktikan dalam sebuah penelitian yang dipimpin Richard Stephen, psikolog dari Keele University, Inggris. Ia meminta sekelompok sukarelawan mengikuti sejumlah uji coba.

Para relawan itu diminta memasukkan tangannya ke ember berisi air es dan bertahan selama yang mereka mampu. Terkadang mereka diminta untuk mengumpat atau mengucapkan kata netral seperti "kayu" atau "cokelat".

Hasilnya, ternyata orang yang mengumpat mampu merendam tangan mereka di air es lebih lama, yakni rata-rata sekitar 40 detik lebih lama.

Menurut Stephen, mengumpat bisa menjadi bentuk manajemen nyeri, bahkan meningkatkan kekuatan.

Contoh lain yang banyak dialami dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika seorang ibu sedang berjuang untuk melahirkan. Tanpa sadar ia akan mengucapkan kata-kata makian yang bisa jadi kasar.

Ketika proses kelahiran usai, biasanya ibu tersebut merasa sangat malu dan meminta maaf kepada dokter dan perawat yang telah dimaki-maki. Ternyata, dokter yang menangani persalinan sudah biasa menghadapi hal-hal semacam itu dan menganggapnya normal.

"Memaki sepertinya memang meningkatkan rasa toleransi tubuh pada rasa sakit," kata Stephen.

Memaki juga diketahui memiliki efek pada tubuh manusia. Studi tahun 2011 menunjukkan, meneriakkan kata-kata yang dianggap kasar seperti "f**ck" merupakan reaksi emosi tersembunyi seseorang. Hal ini akan meningkatkan daya konduksi (hantaran) di kulit.

Mengumpat juga dianggap sebagai bahasa emosi dasar, dan diduga diatur oleh bagian otak ketika emosi meningkat. Terkadang, ketika semua kata tak mampu mengekspresikan perasaan, kata-kata kotor sering yang muncul.

 


EditorLusia Kus Anna

Close Ads X