Kompas.com - 30/08/2017, 20:36 WIB
Ilustrasi impotensi dolgachovIlustrasi impotensi
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Dewasa ini, impotensi kerap terjadi sebagai akibat gaya hidup yang salah dan kondisi fisik atau penyakit. Inilah sebabnya kini impotensi tidak memandang usia.

Impotensi atau disfungsi ereksi menyebabkan seseorang tidak mampu ereksi maupun mempertahankan ereksi penis, sehingga kegiatan seksual terhambat.

Pada umumnya, kaum laki-laki yang telah berusia lanjut sering mengalami gangguan tersebut. Namun perlu diingat bahwa tidak semua laki-laki yang telah berumur akan mengalami hambatan seksual itu.

Sebuah studi pada Juli 2013 oleh Journal of Sexual Medicine menunjukkan bahwa impotensi terjadi lebih umum di antara pria yang lebih muda daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Para peneliti menemukan bahwa impotensi mempengaruhi 26 persen laki-laki dewasa di bawah usia 40 tahun. Hampir setengah dari orang-orang muda menderita impotensi parah. Lantas, apa penyebab impotensi di usia muda?

Baca: Agar Hasrat Seksual Terus Menyala Sampai Tua

1. Sering mengonsumsi alkohol

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alkohol adalah depresan sistem saraf yang bisa memblokir impuls saraf serta menghalangi komunikasi otak dengan tubuh. Alkohol akan mempengaruhi sistem kerja saraf saat ereksi, sehingga tidak terjadi kesinambungan antara otak dan saraf yang mengatur penis agar ereksi.

2. Memakai obat-obatan tertentu

Obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi, bekerja pada arteri dan aliran darah, sehingga mempengaruhi kerja organ tubuh dalam memperoleh ereksi. Hipertensi dapat menyebabkan impotensi karena arteri kurang fleksibel dan sempit, sehingga aliran darah menuju arteri semakin berkurang. Hal ini lah yang menyebabkan impotensi, karena darah yang beredar di bagian penis menjadi terbatas.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X