Sikap Kurang Profesional yang Bisa Bikin Make Up Artist Tidak Laku

Kompas.com - 10/10/2017, 10:51 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com -Profesi penata rias atau make up artist (MUA) beberapa tahun terakhir ini sangat diminati orang muda. Selain dunia yang glamor, penghasilan para MUA juga terbilang tinggi. Seorang MUA yang sudah ternama bisa mematok harga sampai puluhan juta untuk satu kali make up.

Agar bisa bertahan di tengah persaingan MUA, diperlukan sikap profesional. Tiga makeup artist senior, diantaranya Irwan Riady, Adi Adrian dan Marlene Hariman, mengungkapkan, skill yang tinggi dari seorang MUA saja tidak cukup. Untuk bisa sukses, seorang MUA juga harus memiliki sikap profesional dan attitude yang baik.

"Bagi kami, attitude itu penting dimiliki oleh setiap makeup artist maupun beauty enthusiast's," kata Irwan Riady saat menghadiri peluncuran buku kolaborasi Face of Point, di Jakarta, Senin (9/10/2017).

Irwan mencontohkan sikap kurang profesional yang sering ditemui adalah lebih mengutamakan klien yang berani membayar lebih mahal, padahal sudah terlanjur berjanji untuk merias klien pertama.

"Ada juga yang beralih karena bayarannya lebih mahal, saya sering ditawari seperti itu, tapi bagi saya komitmen itu sangat penting," tutur Irwan.

Adi menambahkan, seorang MUA seharusnya memiliki sikap yang sama kepada semua klien, entah itu orang biasa, artis, atau pejabat sekalipun.

"Bayangkan kalau kita meninggalkan calon pengantin yang seharusnya kita makeup, tapi kita tinggalkan hanya karena ada klien dengan bayaran yang lebih besar," ucap Adi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X