Kompas.com - 30/10/2017, 17:50 WIB
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak orang merawat tubuh untuk menjaga kesehatan dan agar enak dilihat. Para pria tentu setuju bahwa memandang wanita yang terawat itu menyegarkan mata. Namun sayang, tak semua orang bisa melihat keindahan dunia.

Hari ini, ada sekitar 285 juta orang yang mengalami gangguan penglihatan atau buta. Masalah ini terutama menimpa penduduk di negara-negara yang miskin, di mana menurut World Health Organization, 90 persen kasus kebutaan terjadi. Padahal hampir 80 persen penyebab kebutaan sebenarnya bisa dihindari.

Karenanya yayasan L'Occitane berniat untuk terlibat memerangi kebutaan dengan mendanai proyek yang bergerak untuk mencegah hilangnya penglihatan. Proyek akan bergerak di bidang penelitian soal mata dan pelatihan untuk tenaga-tenaga di seluruh dunia yang bertugas mencegah kebutaan. Sejak yayasan ini berdiri, sudah lebih dari 2 juta orang mendapat perawatan mata di negara berkembang.

Mulai tahun 2015, L'Occitane --yang merupakan merek produk perawatan tubuh dan kosmetik asal Perancis-- bersama WHO mencanangkan program "UNION FOR VISION 10by20". Berbagai kegiatan dan usaha dilakukan untuk menyediakan perawatan mata bagi 10 juta orang hingga tahun 2020.

Bagaimana mendanainya? L'Occitane bakal mendonasikan sebagian hasil penjualan produknya untuk mendukung proyek kesehatan mata ini. Masyarakat yang ingin berpartisipasi juga bisa bergabung dengan mudah. Cukup dengan mengunggah foto ke media sosial dengan hashtag #LOccitaneID, #UnionForVision, dan #CareForSight.

Untuk setiap unggahan L'Occitane akan menyumbangkan 5 Euro dalam proyek ini. Hasil pengumpulan dana akan masuk ke Yayasan Helen Keller International Indonesia dan digunakan untuk membantu kesehatan mata anak-anak.

Saat ini, uang yang terkumpul sudah digunakan untuk membangun fasilitas kesehatan mata sekaligus menyediakan tenaga ahli di 6 kota di Sulawesi Selatan.

Satyaprabha Kotha, perwakilan dari Yayasan Helen Keller International dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (25/10/2017), mengatakan, "Saat ini kami fokus ke anak-anak di sekolah-sekolah Sulawesi Selatan. Lewat fasilitas ini diharapkan mereka memiliki mata yang baik karena kebanyakan anak belajar dan melihat dunia melalui penglihatan."

Nah, dengan berpartisipasi dalam proyek ini, Anda juga bisa membantu anak-anak melihat kembali, sembari memanfaatkan produk perawatan tubuh berkualitas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.