5 Fase Penting dalam Hubungan Percintaan - Kompas.com

5 Fase Penting dalam Hubungan Percintaan

Kompas.com - 11/12/2017, 16:58 WIB
Ilustrasi pasangan berdansaPurestock Ilustrasi pasangan berdansa

KOMPAS.com - Dalam sebuah hubungan, terdapat tahap-tahap tertentu yang harus kita lewati dan tidak semuanya mulus. Untuk sukses melewatinya dibutuhkan 'perbekalan' yang cukup.

Situs kencan eHarmony melakukan survei terhadap lebih dari 1.000 orang Australia untuk mengetahui kapan tahap tersebut akan terjadi. Fase tersebut secara umum dialami banyak pasangan lain.

"Fase tersebut ada yang menyenangkan dan sebaliknya, ada juga yang membuat sedih. Namun, sebaiknya kita tidak buru-buru dalam melewati setiap fase tersebut,"  kata pakar hubungan dan psikolog Jacqui Manning.

Cek apakah hubungan Anda sedang berada dalam salah satu dari 5 fase penting berikut ini:

1. Api asmara yang berkobar

Ini adalah awal dari sebuah hubungan, kedua pihak masih menggebu-gebu karena senang bisa bersama dengan orang yang disukai.

Studi tersebut menemukan bahwa satu dari empat orang berciuman pada kencan pertama. Namun, satu dari 10 mengatakan mereka cenderung menunggu selama tiga minggu untuk berciuman.

2. Fase bulan madu

Ini adalah fase bahagia, Anda merasa bahagia dan nyaman dengannya tapi juga masih menganggap si dia menarik.

Melewati fase ini cukup rumit. Sepertiga responden dalam survei ini yakin mereka harus  "bicara serius" sebelum memasuki tahap berikutnya yaitu benar-benar setia kepada dia seorang.

Rata-rata orang membutuhkan waktu 3 bulan setelah pacaran untuk menonaktifkan profil kencan online mereka, terutama pria. Sementara para wanita hanya butuh waktu 3 minggu untuk melakukannya.

Sementara itu, 29 persen pasangan baru akan berbagi foto yang menampilkan pasangan mereka setelah empat bulan bersama.

3. Fase keintiman

Dibutuhkan waktu tiga bulan bersama sebelum saling mengucap "Aku mencintaimu" dan pria biasanya mengatakannya lebih dulu. Saat hubungan mengalami perkembangan, mereka semakin nyaman satu sama lain. Setelah beberapa bulan, mereka tak akan lagi "jaim" di depan pasangannya, misalnya buang angin atau tampil apa adanya saat bertemu.

4. Fase komitmen

Survei tersebut menemukan bahwa banyak orang tidak takut untuk berkomitmen dalam jangka panjang dengan pasangannya setelah beberapa lama.  Sebanyak 45 persen akan bertunangan setelah satu tahun pacaran, bahkan memiliki rekening bank bersama.

Setengah dari responden menunggu 6 bulan untuk mengenalkan pasangan pada keluarga mereka. Namun, memperkenalkan pasangan pada keluarga biasnaya terjadi 3 bulan masa pacaran.

Baca : Gaya Pacaran ala Generasi Milenial

5. Fase patah hati

Sayangnya, fakta menunjukan bahwa banyak hubungan akan berakhir dalam perpisahan. Kabar baiknya, 67 persen orang mampu 'move on' dan mulai berkencan dengan seseorang yang baru dalam waktu setahun setelah putus. Dalam hal ini, pria melakukannya lebih cepat daripada wanita.

Generasi milenial kini lebih cepat 'move on' daripada generasi sebelumnya. Rata-rata mereka akan cepat menemukan pengganti baru usai sebelum putus dengan pasangan terdahulu.

Namun, rata-rata orang membutuhkan waktu dua tahun untuk benar-benar melupakan mantan kekasihnya. Jika Anda sedang memasuki fase ini, lakukanlah 7 Hal yang Bisa Anda Lakukan Setelah Putus Cinta.


EditorLusia Kus Anna
Komentar
Close Ads X