Kompas.com - 11/01/2018, 15:33 WIB
Ilustrasi berenang moodboardIlustrasi berenang
EditorWisnubrata

Dilansir dari NY Times, dr. Scott A. Rodeo, seorang dokter yang menangani tim renang Amerika Serikat untuk Olimpiade, bahkan menganjurkan setiap orang yang punya nyeri punggung untuk lebih dulu berkonsultasi pada dokter mengenai masalahnya.

Pasalnya, tidak semua orang yang mengalami nyeri otomatis boleh berenang. Olahraga sebagai terapi dampingan mengatasi nyeri punggung hanya terbukti ampuh untuk kasus kronis (berkelanjutan), bukan yang akut (terjadi tiba-tiba).

Jika kamu dibolehkan untuk berenang, perhatikan teknik renang dengan seksama. Sebagai awalnya, mulailah dengan gaya dada atau gaya punggung, saran dr. Rodeo.

Gaya punggung sering dianggap sebagai teknik renang terbaik untuk orang yang memiliki nyeri punggung kronis, karena tidak memaksa punggung untuk terus-terusan melengkung.

Gaya kupu-kupu dan gaya bebas tidak begitu disarankan karena melibatkan perputaran sendi tubuh atas yang lebih banyak dan berkelanjutan. Selain itu, kedua gaya ini membuat kerja otot punggung bagian bawah makin berat karena terus teregang.

Bagian atas tulang belakang (leher) juga mungkin tersentak ke belakang berulang-ulang selama gaya bebas atau kupu saat mengambil napas selama berenang. Hal ini dapat memperparah nyerinya.

Baca juga : Gaya Renang Apa yang Paling Bakar Kalori?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tips aman berenang untuk mengatasi sakit punggung

Seperti aktivitas fisik apapun, mulailah renang secara bertahap. Misalnya, berenang dua kali seminggu pada awalnya dan kemudian ditingkatkan frekuensinya perlahan dalam empat sampai enam minggu, kata Rodeo.

Perlu dipahami, sebenarnya apapun gaya berenang pilihanmu, risiko nyeri punggung masih tetap ada jika kita sembarangan melakukannya. Maka, perhatikan tips aman berikut jika ingin berenang untuk meredakan sakit punggung:

  • Pastikan melakukan pemanasan sebelum dan pendinginan setelah berenang
  • Kuasai postur renang yang tepat untuk gaya renang depan (gaya dada, kupu-kupu, gaya katak, dan bebas); jaga agar tubuh tetap lurus di air (tahan otot perut bagian bawah agar masuk) dan jagalah kepala lurus dan tidak diangkat.
  • Sebisa mungkin, pakailah gaya punggung yang berisiko lebih minim dalam memperparah nyeri.
  • Putar tubuh ke samping dan jaga agar dagu tetap masuk saat menarik napas saat gaya bebas, bukan menyentakkan kepala ke belakang. Ini bertujuan untuk mengurangi jumlah gerakan dan tekanan di leher saat berenang.
  • Kenakan kacamata renang untuk mengurangi gerakan kepala yang tidak tepat saat mencoba menahan air dari mata.
  • Gunakan alat pelampung (guling busa, papan pelampung, ban lengan, atau rompi) bila diperlukan, untuk menjaga postur yang tepat saat berenang.

Jika perlu, minta dampingan pelatih khusus selama berenang untuk memastikan gaya yang aman sekaligus memastikan apakah postur renangmu sudah bagus. Sebab, selain gaya renang yang keliru, postur tubuh yang buruk saat berenang dapat memperparah sakit punggung.

Kamu pun bisa memulai “mengakrabkan” diri dengan rutinitas renang baru dengan mecoba bermain air dulu.

Secara umum, manfaat renang untuk mengatasi masalah sakit punggung kronis tidak hanya terbatas pada renang itu sendiri. Jika kamu masih pemula atau belum menguasai gaya-gaya renang, manfaat pemulihan nyeri kronis masih bisa didapat dengan berjalan atau merangkak pelan-pelan melawan arus air hingga senam aerobik di air.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.