Hati-hati, Pemakaian Ibuprofen Berlanjut Bisa Bikin Pria Mandul

Kompas.com - 18/01/2018, 13:00 WIB
. VIA THINKSTOCK.
EditorGlori K. Wadrianto

KOMPAS.com - Sebuah penelitian baru mengungkapkan, penggunaan ibuprofen secara berlanjut dapat berdampak pada kesuburan pria, hingga menyebabkan kemandulan.

Ibuprofen adalah obat yang sering digunakan untuk mengobati nyeri ringan dan sering pula digunakan sebagai alternatif oleh orang-orang yang alergi terhadap aspirin.

Hasil penelitian yang diterbitkan Senin lalu oleh Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) mengungkap, penggunaan ibuprofen menyebabkan kompensasi hipogonadisme.

Hipogonadisme adalah suatu kondisi ketika hormon seksual yang dihasilkan oleh kelenjar seksual (pada pria disebut testis dan pada wanita disebut ovarium) berada di bawah jumlah normal.

Baca juga: Bersepeda Ganggu Fungsi Seksual Pria, Benarkah?

Ini menjadi suatu kondisi yang dapat menyebabkan infertilitas, disertai gejala disfungsi ereksi, depresi, dan keropos tulang serta hilangnya massa otot.

Kondisi ini paling sering terlihat pada perokok dan orang tua, namun penelitian baru ini menunjukkan hal itu dapat pula berdampak pada para remaja pria.

Penelitian sejenis juga dilakukan oleh sekelompok ilmuwan Denmark dan Perancis, yang mengindikasikan, pria yang menggunakan obat bebas untuk mengurangi nyeri ringan bisa berisiko lebih tinggi menderita masalah kesehatan, dan bahkan lebih serius.

Para periset merekrut 31 pria sehat berusia antara 18 dan 35 tahun.

Sebanyak 14 pria mengambil dua dosis ibuprofen 600 miligram per hari selama enam minggu -jumlah yang yang dibutuhkan atlet untuk mengatasi rasa sakit dan nyeri.

Sementara, sisanya 17 orang lainnya meminum pil plasebo alias "obat palsu". Plasebo biasanya hanya berisi serbuk laktosa yang tidak memiliki khasiat apapun sebagai obat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X