Kompas.com - 22/02/2018, 05:27 WIB
. iStockphoto/ Manuel-F-O.

KOMPAS.com - Pembengkakan pada kaki tentu bakal membuat seseorang sulit beraktivitas. Kondisi semacam ini biasa juga terjadi pada ibu hamil

Kaki bengkak pada wanita hamil adalah hal yang normal. Hal ini terjadi karena pembuluh darah besar di pangkal paha menerima tekanan dari bayi dalam kandungan yang tubuhnya kian membesar.

Itu sebabnya di bulan-bulan terakhir kehamilan umumnya akan terjadi pembengkakan kaki.

Namun, kaki bengkak pada wanita hamil tetap harus diwaspadai, terutama jika betis juga ikut membengkak dan meninggalkan lekukan ketika ditekan.

Baca juga: Ibu Hamil Masih Boleh Minum Kopi

Jika kondisi ini terjadi di trimester ketiga kehamilan, ada kemungkinan terjadi preeklamsia.

Preeklamsia adalah sebuah komplikasi pada kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi (hipertensi), dan tanda-tanda kerusakan organ.

Misalnya, kerusakan ginjal yang ditunjukkan dengan tingginya kadar protein pada urine (proteinuria).

Selain itu, juga perlu diwaspadai jika pembengkakan hanya terjadi pada satu kaki dan betis memerah. Ini bisa menjadi gejala adanya gumpalan darah di pembuluh darah.

Baca juga: Bolehkah Makan Nanas Saat Hamil?

Salah satu cara yang biasa dilakukan ibu hamil untuk menyiasati kondisi tersebut adalah dengan berbaring lalu mengangkat kaki dengan menyandarkannya ke dinding.

Atau, ketika sedang duduk, ibu hamil biasa mengangkat kaki menjadi lurus dan sama tinggi dengan posisi duduknya.

 



Sumber Alodokter
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X