Bolehkah Menahan Kencing Lama-Lama? - Kompas.com

Bolehkah Menahan Kencing Lama-Lama?

Kompas.com - 15/03/2018, 09:22 WIB
Ilustrasi menahan pipisDiy13 Ilustrasi menahan pipis

KOMPAS.com - Jika sedang beraktivitas atau sedang dalam perjalanan dan tiba-tiba ingin buang air kecil, umumnya kita akan menahannya dahulu. Bagaimana rasanya? Rasanya perut bagian bawah terasa penuh, bukan?

Beberapa orang bahkan bisa menahan kondisi ini hingga berjam-jam ke depan baru buang air kecil. Namun, sebenarnya menahan kencing itu aman atau tidak? Apa yang terjadi pada tubuh ketika sedang menahan kencing?

Kandung kemih adalah tempat penampungan urine yang sudah siap dibuang oleh tubuh. Kandung kemih bersifat elastis sehingga bisa meregang lebih besar jika isinya semakin banyak, dan akan kembali pada ukuran normalnya ketika kosong.

Orang dewasa yang sehat dapat menahan sekitar 450 ml urine di dalam kandung kemih. Sedangkan pada anak-anak di bawah usia 2 tahun dapat menyimpan hingga 113 ml. Semakin dewasa akan semakin tinggi kemampuan menampung air kencing.

Baca juga : Kencing Duduk Ternyata Lebih Sehat Buat Pria

Apa yang terjadi saat sedang menahan kencing?

Ketika kita merasa ingin kencing, itu berarti kandung kemih sudah mulai penuh dengan cairan. Respon ini adalah proses yang melibatkan banyak otot, organ, dan sistem saraf yang bekerja untuk memberi tahu inilah saatnya untuk pipis.

Dilansir dari laman Healthline, saat kandung kemih sudah hampir setengah penuh, ia akan mengaktifkan saraf di sekitarnya untuk memberi tahu otak. Otak akan mendapatkan sinyal dan memberi perintah untuk segera buang air kecil.

Ketika mendapatkan sinyal tersebut, sistem saraf pusat akan refleks mengirimkan sinyal lagi ke saraf di sekitar kantung kemih untuk menahan pergerakannya, seolah berkata: jangan dikeluarkan dahulu hingga tiba di toilet.

Saat menahan pipis, secara sadar kita sedang melawan sinyal yang diberikan kandung kemih untuk segera pipis. Semakin meregang kandung kemih, maka rasa tidak nyaman pun akan semakin terasa.

Meskipun kandung kemih sebenarnya mampu meregang dan menampung urine hingga 1.000 ml, dalam beberapa kasus kandung kemih bisa pecah, dan untuk memperbaikinya butuh pembedahan khusus. Untungnya, kasus ini terhitung jarang terjadi.

Baca juga : Penyebab Tak Terduga Sering Bangun Malam untuk Pipis

Lalu apakah berbahaya jika menahan urine keluar dari kandung kemih?

Umumnya, kita masih boleh menahan kencing asal tidak terlalu lama dan tidak sering dilakukan. Sebab, normalnya tubuh memang memiliki kemampuan alami untuk menahan air kencing keluar dari kandung kemih.

Untuk berapa lama boleh ditahan sebenarnya tidak ada batasan khusus, ini bisa bervariasi dari orang ke orang. Tergantung dengan respon saraf, usia, seberapa banyak cairan yang dihasilkan. Namun kita tetap tidak disarankan untuk menahan kencing terlalu lama.

Dr. Nazia Bandukwala, seorang ahli urologi menyarankan untuk secara teratur buang air kecil setiap 3 jam sekali, meskipun sedang tidak kebelet buang air sekalipun.

Saat menahan kencing terlalu lama, nanti ketika buang air kecil, urine akan dipaksakan keluar dengan sangat cepat. Kondisi ini bisa melemahkan atau memaksa kerja yang berlebihan pada otot dasar panggul dan membuatnya jadi terlalu aktif, mengalami nyeri kandung kemih, atau mengalami inkontinensia urine.

Menurut Dr. Bandukwala, menahan pipis terlalu lama juga dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih. Ketika kita tidak mengosongkan kandung kemih yang sudah penuh dengan bakteri di dalamnya, maka akan semakin banyak bakteri yang menetap dan berkembang dalam kandung kemih.


Kondisi inilah yang membuat orang yang menahan kencing lebih tinggi risikonya untuk mengalami infeksi saluran kemih.

Menahan kencing dalam batas waktu yang tidak terlalu lama bagi orang-orang yang sehat mungkin tidak terlalu menjadi masalah. Namun, jika kamu memiliki kondisi berikut ini, akan membahayakan dan sangat tidak dianjurkan untuk menahan buang air kecil:

  • Pembesaran prostat
  • Gangguan pada kantung kemih
  • Gangguan ginjal
  • Retensi urine
  • Wanita yang sedang hamil

Sumber
Komentar

Terkini Lainnya

Gaya Keren Ryan Reynold dengan Setelan Ungu...

Gaya Keren Ryan Reynold dengan Setelan Ungu...

Look Good
Orangtua Terkadang Perlu Membiarkan Anak Gagal

Orangtua Terkadang Perlu Membiarkan Anak Gagal

Feel Good
6 Kombinasi Buah yang Baik untuk Sarapan

6 Kombinasi Buah yang Baik untuk Sarapan

Eat Good
Waspadai, Sering Ngantuk di Siang Hari Ancam Kesehatan Otak...

Waspadai, Sering Ngantuk di Siang Hari Ancam Kesehatan Otak...

Feel Good
Tak Perlu Obat Tidur, Ini Cara Mudah Atasi Insomnia

Tak Perlu Obat Tidur, Ini Cara Mudah Atasi Insomnia

Feel Good
Yakin Kulitmu Sehat? Sudah Penuhi 4 Syarat Ini Belum?

Yakin Kulitmu Sehat? Sudah Penuhi 4 Syarat Ini Belum?

Look Good
Gaya Sporty yang Manis dari Charles & Keith

Gaya Sporty yang Manis dari Charles & Keith

Look Good
Kisah Romantis di Balik Tudung Pengantin Meghan Markle

Kisah Romantis di Balik Tudung Pengantin Meghan Markle

Look Good
Air Jordan 1 Ini Dilelang Seharga Rp 743 Juta

Air Jordan 1 Ini Dilelang Seharga Rp 743 Juta

Look Good
Tips Memulai Hobi Sepeda Bagi Perempuan

Tips Memulai Hobi Sepeda Bagi Perempuan

Feel Good
Cara-cara Medis untuk Atasi 'Ngorok' yang Parah

Cara-cara Medis untuk Atasi "Ngorok" yang Parah

Feel Good
Ternyata, Cinta Laura Jarang ke Salon..

Ternyata, Cinta Laura Jarang ke Salon..

Look Good
5 Tahap Menghilangkan Komedo Hitam Di Wajah

5 Tahap Menghilangkan Komedo Hitam Di Wajah

Look Good
Trik Sigi Wimala Tepis Rasa Takut Bersepeda Di Jakarta

Trik Sigi Wimala Tepis Rasa Takut Bersepeda Di Jakarta

Feel Good
Rahasia Cinta Laura Jaga Kulit Fresh Meski Sering Traveling

Rahasia Cinta Laura Jaga Kulit Fresh Meski Sering Traveling

Look Good
Close Ads X