Cerita 3 Anak Muda Pembuat "Kaus Jokowi" yang Wakili Indonesia ke AS - Kompas.com

Cerita 3 Anak Muda Pembuat "Kaus Jokowi" yang Wakili Indonesia ke AS

Kompas.com - 30/06/2018, 22:06 WIB
Michael (kiri) dan Niko (tengah) dari Monstore saat menerima kunjungan Konsul Jenderal RI di Los Angeles Simon Soekarno di ajang pameran Agenda Show 2018 di Long Beach, California, Amerika Serikat.KOMPAS.com/ GLORI K WADRIANTO Michael (kiri) dan Niko (tengah) dari Monstore saat menerima kunjungan Konsul Jenderal RI di Los Angeles Simon Soekarno di ajang pameran Agenda Show 2018 di Long Beach, California, Amerika Serikat.

KOMPAS.com - Masih ingat kehebohan yang terjadi di acara musik We The Fest (WTF) di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta, pada bulan Agustus tahun lalu?

Kala itu, Presiden Joko Widodo tiba-tiba muncul di tengah keramaian massa, meski sebelumnya tak ada agenda resmi kepresidenan.

Sontak, para penonton yang didominasi anak-anak muda ini histeris melihat Kepala Negara ada di tengah mereka.

Tak sedikit dari mereka yang terus berteriak meminta foto bersama Jokowi malam itu. 

Masih ingat bukan?

Baca juga: Bikin Kaget, Jokowi Mendadak Muncul di Acara Musik We The Fest

Atau, masihkan kita ingat perhatian publik yang tertuju ke Bogor ketika motor chopper yang dibeli Jokowi diantarkan ke Istana Bogor?

Kepala Negara menerima motor berwarna kuning keemasan itu di halaman Istana, dengan juga memakai kaus yang sama seperti saat dia datang ke ajang WTF 2017.

Presiden Joko Widodo berfoto dengan motor chopper yang dibelinya, di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/1/2018). Joko Widodo, membeli sepeda motor modifikasi Chopperland yang telah ditaksir sejak pertama dilihatnya pada perayaan sumpah pemuda 28 Oktober 2017 lalu.BIRO PERS SETPRES / RUSMAN Presiden Joko Widodo berfoto dengan motor chopper yang dibelinya, di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/1/2018). Joko Widodo, membeli sepeda motor modifikasi Chopperland yang telah ditaksir sejak pertama dilihatnya pada perayaan sumpah pemuda 28 Oktober 2017 lalu.

Baca juga: Presiden Jokowi Beli Motor Modifikasi Chopper

Ya, sebuah kaus raglan abu-abu dengan lengan biru dongker, di dada tertera tulisan We The Fest, dan di sepanjang sisi lengan terdapat tiga ikon dekoratif berwarna putih.

"Waktu abis acara WTF itu, kaus itu langsung sold out, habis terjual mas, gila itu. Akun IG kami pun likes-nya sampe berapa ribu gitu, heboh lah," kata Agatha Carolina, Marketing Director Monstore.

Monstore adalah perusahaan fesyen yang digawangi tiga anak muda kreatif, yang memproduksi banyak karya, salah satunya kaus raglan yang dipakai Jokowi tadi.

"Kami itu temen sejak SMA. Aku, Niko dan Mike itu kawan SMA," ungkap Olin -demikian dia biasa disapa, dalam perbincangan dengan Kompas.com.

Baca juga: Bermodal Passion, Yaya Bawa Jins Lokal OldBlue Co ke Pasar Dunia...

Kini, Nick Yudha memegang jabatan sebagai Managing Director, dan Michael Krisyanto sebagai Art Director.

Olin menceritakan, awalnya ide membuat usaha fesyen itu muncul dari kemahiran Mike menggambar di atas kaus.

"Jadi dulu tuh dia bokek banget mas, ha ha ha..."

"Jadi aku suka kasih kaus polos, terus Mike gambarin, hasilnya bagus-bagus, kita bayar Rp 30 ribu gitu, buat di makan, ha ha ha..." cetus Olin sambil terus tertawa mengingat kejadian 10 tahun silam.

Baca juga: Kisah Sukses Paradise, Kaus Pride Indonesia yang Tembus Pasar Dunia

Dari sana, kemudian muncul ide untuk membuat desain karya Mike dalam produksi kaus yang lebih banyak.

"Kenapa enggak, kita bikin gambarnya di kertas, lalu kita cetak print di banyak kaus dan jual?" sebut perempuan yang kini juga bekerja sebagai arsitek itu.

"Lalu kita bertiga patungan untuk bikin usaha itu, Rp 4 juta modalnya waktu itu. Jadi masing-masing sejutaan lah modalnya," kata Olin.

Dari ide sederhana dan modal kecil di masa SMA itu, kini Monstore sudah berkembang menjadi salah satu kreator fesyen anak muda yang diakui di Tanah Air.

Buktinya, Monstore terpilih mewakili Indonesia bersama empat peserta lain di ajang pameran internasional Agenda Show 2018 di Long Beach, California, Amerika Serikat.

Baca juga: Ide Patchwork Elhaus dari Indonesia Tarik Perhatian Urban Outfitters

Monstore kini amat dikenal dengan kekhasan-nya dengan art clothing line, -dengan semangat memasukkan seni dalam kehidupan sehari-hari.

Olin menyebut, sebelumnya Monstore pernah masuk ke pasar Eropa dan Jepang, namun belum pernah ke AS.

"Jadi, sekarang kita seperti punya gol baru, achievement baru, mewakili Indonesia, dipilih oleh Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif)ke Amerika," ungkap Olin. 

 

MONSTORE - Monstore didirikan pada tahun 2008 dengan mengusung konsep sebagai sebuah brand yang menyajikan ragam kebutuhan dalam bidang seni, musik, dan gaya hidup. Hal itulah yang membedakan Monstore sebagai merek lokal. - Monstore terpilih menjadi salah satu brand yang akan dikirim mewakili brand fesyen Indonesia untuk mengikuti ajang AGENDA SHOW, Long Beach, California, Amerika Serikat, 28-29 Juni nanti. - Semoga brand streetwear Indonesia dapat membuka jalan di pasar Global. - #Elhaus #Monstore #OldBlueCo #ParadiseYouthClub #PotMeetsPop #AgendaShow2018 #AgendaShow #Fesyen #StreetWear #Indonesia #D4 #AsianGamesKita

A post shared by Badan Ekonomi Kreatif RI (@bekraf.go.id) on Jun 23, 2018 at 5:15am PDT


Komentar
Close Ads X