Viral, Pegadaian Terima Tupperware, Tertarik?

Kompas.com - 10/08/2018, 14:34 WIB
Tangkapan layar twit tentang gadai tupperware.Twitter Tangkapan layar twit tentang gadai tupperware.

KOMPAS.com - Beberapa hari terakhir, sebuah foto yang memperlihatkan pemberitaan surat kabar soal Pegadaian yang menerima gadai produk Tupperware viral di media sosial dan di grup-grup percakapan Whatsapp.

Salah satunya seperti diunggah oleh akun @TitisAyuningsih.

Sementara, di grup-grup percakapan, foto pemberitaan surat kabar itu disebarkan secara berantai. Tak sedikit yang bertanya-tanya soal kebenaran informasi mengenai gadai Tupperware ini.

Kompas.com mengonfirmasi informasi ini kepada Marketing Executive PT Pegadaian (Persero) Kanwil V Manado Marco Maramis, Kamis (9/8/2018) malam.

Ia membenarkan program gadai Tupperware. Marco mengatakan, program ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat.

Program ini menyasar seluruh area yang termasuk dalam wilayah V Manado, dan sudah dilaksanakan di hampir seluruh cabang di wilayah itu. 

"Itu meliputi area Palu, Gorontalo, Manado, Papua, dan Papua Barat. Untuk penerimaan barang tersebut lebih baik nanti datang ke kantor cabang Pegadaian bukan di unit, " kata Marco.

Namun, kata dia, ada beberapa outlet yang belum melakukan program ini karena masih ada kendala teknis, terutama soal tempat penyimpanan barang.

Maksimal pinjaman uang gadai Rp 500.000

Marco menjelaskan, produk Tupperware dipilih karena dianggap mempunyai nilai ekonomis yang lumayan. Selain itu, banyak rumah tangga yang menggunakan produk ini.

Program gadai Tupperware masuk dalam program gadai prima dengan maksimal uang gadai yang bisa diterima adalah Rp 500 ribu.

"Gadai prima dengan bunga 0%, gadai prima itu pinjaman maksimalnya Rp 500 ribu. Kalau mau lebih dari itu bisa menggunakan produk gadai yang lain," ujar Marco.

Tupperware yang dapat digadaikan harus dalam kondisi baik dan lengkap, bisa baru atau second.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X