Kompas.com - 13/08/2018, 11:41 WIB
Kompas TV Akibat menolak imunisasi 7 anak di wilayah genuk semarang terkena virus difteri.

Di RSUD dr. Achmad Darwis, anak LL diperiksa oleh dokter jaga, kemudian dikonsultasikan kepada dokter spesialis anak, dokter spesialis mata, dan dokter spesialis kulit.

Menderita Herpes Zooster Fascialis & Opthalmic

Dari hasil pemeriksaan, dinyatakan anak LL menderita Herpes Zooster Fascialis & Opthalmic. Penyakit tersebut tidak ada hubungannya dengan imunisasi MR.

Seperti diketahui, pada 2011, World Health Organization (WHO) merekomendasikan agar semua negara yang belum mengintroduksikan vaksin Rubella dan telah menggunakan dua dosis vaksin Campak dalam program imunisasi rutin, untuk memasukkan vaksin Rubella dalam program imunisasi rutin.

Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization) juga telah mengeluarkan rekomendasi pada 11 Januari 2016 mengenai introduksi, agar mengintegrasikan vaksin Measles rubella (MR) ke dalam program imunisasi nasional untuk menurunkan angka kejadian penyakit Rubella dan congenital rubella syndrome.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.