Calon Pengantin, Jangan Abaikan Tes "Make Up" Sebelum Pilih Perias

Kompas.com - 28/08/2018, 20:00 WIB
Makeup Artist Malvava dalam peluncuran kolaborasi lip liquidnya bersama SASC di Neo Soho Mall, Jakarta, Selasa (28/8/2018). KOMPAS.com/Nabilla TashandraMakeup Artist Malvava dalam peluncuran kolaborasi lip liquidnya bersama SASC di Neo Soho Mall, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak calon pengantin melakukan survei di media sosial atau bertanya pada kerabat saat hendak memilih perias pengantin.

Padahal, kecocokan riasan setiap orang berbeda.

Hasil riasan terhadap wajah seseorang belum tentu cocok dengan wajah orang lainnya.

Oleh karena itu, Makeup Artist Malvava menekankan pentingnya melakukan tes make up sebelum calon pengantin memutuskan perias yang dipakai di hari pernikahan.

"Kadang temannya bilang 'pakai si ini aja, pasti bagus' belum tentu di dianya cocok."

"Jadi mendingan dites dulu aja. Jangan kemakan omongan orang," kata Malvava.

Baca juga: Make up Terbaru untuk Gaya Riasan Matte

Dia mengungkapkan ini saat ditemui di sela acara peluncuran shade ke-10 lip liquid serta produk mata dan alis SASC di Common Grounds, Neo Soho Mall, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Dia pun merasa, ada banyak calon pengantin yang enggan melakukan tes make up karena tidak mau mengeluarkan dana lebih.

Padahal, tes make up sebelum hari pernikahan juga diperlukan agar make up artist memahami kondisi kulit kliennya.

Menurut Malvava, tes make up setidaknya harus dilakukan sebulan sebelum acara.

Sehingga klien masih punya kesempatan melakukan perawatan kulit jika dianjurkan oleh makeup artist-nya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X