Kompas.com - 11/09/2018, 10:40 WIB

KOMPAS.com - Banyak orang menaruh perhatian lebih pada pakaian atau sepatu yang dikenakan ketika berolahraga. Misalnya, karena alasan kenyamanan atau penampilan.

Namun, masih banyak yang salah memilih pakaian dalam. Mereka justru menggunakan pakaian dalam yang dikenakan sehari-hari untuk berolahraga.

Kebiasaan tersebut membawa banyak dampak negatif. Mulai dari garis celana dalam yang tembus, lecet, hingga infeksi jamur.

Pakaian dalam untuk olahraga sebaiknya memenuhi kriteria menyerap keringat, menahan kelembapan, pas, dan juga nyaman hingga kamu merasa tak menggunakannya.

Jordan Shalhoub dari CrossFitter gym berbincang dengan Livestrong mengenai pentingnya pakaian dalam yang tepat ketika berolahraga.

Baca juga: Bagaimana Cara Memilih Pakaian Dalam yang Tepat?

Jordan sendiri gemar menghabiskan waktu antara tiga hingga empat jam per harinya di pusat kebugaran selama lima kali seminggu.

Inilah tips dari Jordan dalam memilih pakaian dalam yang tepat untuk berolahraga:

1. Udara cukup

Dalam beberapa kondisi, kita bisa saja berolahraga tanpa pendingin ruangan di tempat bersuhu tinggi. Berkeringat pun menjadi tak terhindarkan.

Oleh karena itu, penting untuk memilih pakaian dalam yang memungkinkan kulit kita untuk tetap bernafas, dengan bahan yang mampu menyerap kelembapan di tubuh.

Meski mudah menyerap keringat, pilihlah bahan yang mudah kering.

Kondisi kulit yang terlalu lembap berpotensi membuat kulit lecet serta memicu pertumbuhan jamur dan bakteri.

Kamu juga perlu menghindari pakaian dalam dengan bahan satin atau poliester yang cenderung menahan kelembapan di kulit.

Pilihlah bahan-bahan seperti nilon, spandex atau elastane. Bahan tersebut mampu menyerap kelembapan, cepat kering dan baik untuk aktivitas aliran udara.

Baca juga: Perlukah Pakaian Dalam Dicuci dengan Air Panas?

2. Tanpa pinggiran

Pakaian dalam yang pas di badan menjadi barang wajib ketika berolahraga. Jordan mengatakan, jenis pakaian dalam seperti itu memudahkan geraknya.

Pilihlah celana dalam tanpa jahitan pinggir. Selain lebih tipis ketimbang celana dalam tradisional yang memiliki detail jahitan, jenis celana dalam tersebut juga mudah menyesuaikan diri dengan pakaian olahraga yang kamu gunakan.

3. Potongan yang tepat

Memilih celana dalam yang "full coverage", bikini atau g-strings sebetulnya kembali lagi pada selera pribadi.

Namun, Jordan mengatakan dirinya senang menggunakan celana dalam yang pas di tubuh serta tidak berpindah posisi ketika ia bergerak dan berolahraga.

Tali celana dalam juga dianggapnya sebagai aspek penting. Tali celana dalam yang medium adalah favoritnya. Sehingga, celana dalam tersebut tak terlalu mini maupun terlalu besar.

Baca juga: Sebaiknya Jangan Olahraga Memakai Makeup

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber LiveStrong
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.