Kompas.com - 11/10/2018, 05:05 WIB

"Hasil ini menunjukkan kita dapat memperpanjang periode kesehatan, yang disebut rentang kesehatan, bahkan menjelang akhir kehidupan," kata Robbins.

Namun, ia mengatakan masih banyak hal yang menjadi pertanyaan, misalnya mengenai dosis yang tepat.

Sayangnya, periset tak mengetahui bagaimana fisetin mempengaruhi jenis jaringan dan sel yang berbeda dalam hal penuaan.

Menurutnya, riset ini yang pertama kali membuktikan efek fisetin pada bagian tertentu dari sel-sel yang rusak dalam jaringan tubuh.

Dengan kata lain, kita pasti akan beranjak tua. Tapi, dengan mengonsumsi buah dan sayuran mulai saat ini, kita masih bisa memperpanjang harapan hidup tanpa memandang usia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber DMarge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.