3 Tren Gaya Rambut 2019, Seperti Apa?

Kompas.com - 24/01/2019, 06:17 WIB
Director Chief Company Fatsi Anzani Hakim saat menjelaskan tren rambut 2019 KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYADirector Chief Company Fatsi Anzani Hakim saat menjelaskan tren rambut 2019
|
Editor Wisnubrata

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebutuhan pria urban soal tatanan rambut yang sesuai dengan karakter sudah menjadi rahasia umum. Tak jarang demi mendapatkan tampilan ciamik, pria rela pergi ke barbershop lebih dari sekali dalam satu bulan.

Hal itu semata-mata demi mendapatkan rambut yang mendukung penampilan.

Dalam dua tahun terakhir potongan rambut klasik mendominasi kaum Adam, baik di luar pun Indonesia. Namun, pada tahun ini, menurut Chief Barber & Supplies Co., tren rambut klasik, rapi serta mudah diatur berevolusi kearah modern dan unique cut, yang menawarkan kesan muda serta attractive.

Ada pun tren terkini itu disebut Chief Barber & Supplies Co. sebagai "The Revolutionary," yang merupakan perkembangan gaya tatanan rambut dari traditional cut, classic, nouveau, renaissance dan contemporary.

 Fatsi Anzani Hakim mengatakan, pihaknya melakukan survei kepada konsumen dan barberman (juru cukur) untuk menggali hal tersebut. Survei tersebut dilakukan hingga Januari 2019 kepada 1.100 responden.

Hasilnya, 9 dari 10 pria urban menginginkan perubahan tatanan gaya rambut klasik, namun tanpa meninggalkan karakter pribadinya. 

Berdasarkan hal tersebut, tahun ini Chief Barber & Supplies Co merekomendasikan 3 gaya rambut yang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Gaya rambut tersebut merepresentasikan lifestyle dan persona pria urban saat ini.

1. Blunt Fringe

Director Chief Company Fatsi Anzani Hakim saat menjelaskan tren rambut 2019KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA Director Chief Company Fatsi Anzani Hakim saat menjelaskan tren rambut 2019

Potongan rambut ini berponi dengan texture yang dibuat sedemikian rupa di bagian atasnya. Dari hasil data survei Chief, potongan rambut ini adalah kryptonite para pelanggan.

Di sisi lain, pertumbuhan potongan rambut ini begitu signifikan dari hanya 1 persen pada tahun awal 2018 menjadi 7 persen dari total pelanggan di tahun 2019 ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X