Kompas.com - 29/01/2019, 06:16 WIB
Lada hitam PexelsLada hitam

KOMPAS.com - Seperti garam dan lada putih, lada hitam juga terdapat di hampir semua dapur. Tetapi, bagaimana manfaat bumbu ini bagi kesehatan jarang menjadi perhatian.

Salah satu manfaat lada hitam diungkapkan dalam penelitian tim dari Universitas Kansas, Amerika Serikat. Disebutkan, lada hitam dapat menyingkirkan zat kimia heterocyclic amines (HCAs) yang bisa menyebabkan kanker.

HCAs biasanya terbentuk ketika daging dimasak dalam suhu tinggi.

Dalam studi tersebut, tim peneliti mencampurkan satu sendok teh lada hitam pada setiap setengah pound daging. Hasilnya, tidak terjadi pembentukan HCAs selama pemasakan.

Lada juga mampu mengatasi masalah pencernaan.

"Beberapa bukti penelitian menunjukkan lada hitam merangsang sekresi enzim pencernaan yang membuat kita merasa kenyang dan memperlancar makanan yang dicerna agar masuk ke usus halus. Lada juga meningkatkan penyerapan makanan," kata Keith Singletary, profesor bidang nutrisi.

Peran besar lada hitam adalah membantu tubuh menyerap kurkuma (curcumin), yang terbukti memiliki khasiat antioksidan dan anti-peradangan, serta resveratrol dari anggur merah untuk membantu mencegah penyakit jantung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Curcumin dan resveratrol memiliki tingkat penyerapan yang rendah oleh tubuh. Di sinilah peran si lada hitam sehingga tubuh mendapat manfaat menyehatkan dari kedua zat tersebut.




Sumber Time
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X