Kompas.com - 08/03/2019, 15:00 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.

Dengan kata lain, Hari Perempuan Internasional adalah hari kolektif perayaan global dan seruan untuk kesetaraan gender.

Momen yang dirayakan setiap tahun ini merupakan bentuk persatuan, perayaan, refleksi, advokasi dan tindakan, baik secara global dan lokal.

Baca juga: Kerap Menjadi Korban Pencopetan, Ini Tips Aman untuk Wanita

Sejarah hari Perempuan Internasional

Hari Perempuan Internasional telah dirayakan sejak awal 1900-an.

Saat itu, terjadi ekspansi besar dan turbulensi di dunia industri, yang dibarengi dengan peningkatan pertumbuhan populasi dan munculnya ideologi radikal.

Tahun 1908, terjadi keresahan besar dan perdebatan kritis terjadi di kalangan wanita.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adanya penindasan dan ketidaksetaraan perempuan mendorong perempuan untuk menjadi lebih vokal dan aktif dalam kampanye perubahan.

Di tahun yang sama, sebanyak 15.000 wanita berunjuk rasa di New York menuntut jam kerja yang lebih singkat, gaji yang lebih baik, dan hak untuk memilih.

Sesuai dengan deklarasi Partai Sosialis Amerika, Hari Wanita Nasional pertama dirayakan di seluruh Amerika Serikat pada tanggal 28 Februari.

Wanita terus merayakan Hari Perempuan Nasional pada hari Minggu terakhir bulan Februari hingga tahun 1913.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X