Kompas.com - 26/03/2019, 21:00 WIB

Kedua hormon tersebut menstimulasi produksi sebum, sekresi minyak dari kelenjar minyak. Sebum sendiri diketahui sebagai sumber jerawat.

Kita bisa saja menggunakan produk perawatan kulit untuk melawan kelebihan produksi minyak ini, namun kemungkinan akan lebih efektif mengatasi dari akar penyebabnya.

Bagaimana mengetahuinya?

Hal paling sederhana dan efektif untuk mengidentifikasi apakah produk susu yang dikonsumsi benar-benar memicu jerawat adalah mencoba menguranginya. Setidaknya dalam empat minggu.

Hal ini mungkin agak menantang. Sebab, produk susu seringkali tersembunyi dalam makanan dan kita belum tentu menyadarinya.

Jadi, pastikan kamu membaca label kandungan gizi makan dengan cermat.

Baca juga: Ironi Korelasi antara Ekonomi dan Literasi Gizi

Susu biasanya akan dicantumkan dalam daftar bahan-bahan karena sebagian orang memiliki alergi susu.

Jika empat minggu tersebut sudah terlewati, kamu bisa menyimpulkan apakah produk susu memang menjadi sumber jerawat yang kamu alami.

Alternatif susu

Jika sudah yakin bahwa produk susu adalah sumber jerawatmu, maka kamu harus menghindarinya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.