Lumpia dan Sate Ayam Jadi "Rebutan" di Pesta Rakyat Portugis

Kompas.com - 08/04/2019, 09:05 WIB
Warga Kota Seixal di Portugal antusias memadati sajian kuliner khas Indonesia dalam pesta rakyat Portugis bertajuk Encontro Intercultural Saberes e Sabores.  DOKUMENTASI KBRI LISBON Warga Kota Seixal di Portugal antusias memadati sajian kuliner khas Indonesia dalam pesta rakyat Portugis bertajuk Encontro Intercultural Saberes e Sabores.

KOMPAS.com - Warga Kota Seixal di Portugal antusias memadati sajian kuliner khas Indonesia dalam pesta rakyat Portugis bertajuk Encontro Intercultural Saberes e Sabores.

Arti dari judul acara tersebut adalah "Pertemuan Budaya Rasa dan Pengetahuan".

Nah, dalam acara ini delegasi Indonesia menyajikan menu sate ayam, bakmi goreng, dan capcay. Menu tersebut disajikan di hari pertama acara pada Kamis (5/4/2019) lalu.

Di hari kedua, pada Jumat (6/4/2019) disuguhkan menu rendang dan nasi bakar.

Tidak lupa, juga disiapkan beraneka menu "jajanan pasar" khas Nusantara, seperti panada, onde-onde, bakwan, lumpia, dan wedang secang.

Baca juga: Imaji Perjalanan Ferdinand Magellan dalam Dendang Melayu di Portugal

Sekitar 1.500 orang memadati acara tahunan yang sudah digelar untuk ke-12 kalinya itu.

Banyak pengunjung yang mengekspresikan kekaguman atas aneka kuliner Indonesia tersebut.

“Dengan keunikan rasa seperti ini, makanan Indonesia perlu lebih dikenal lagi oleh masyarakat Portugis,” ujar Carlos Barbosa, salah satu warga lokal yang hadir.

Carlos, yang berprofesi sebagai arsitek, berpendapat, bisnis restoran Indonesia di Portugal mungkin akan sangat menjanjikan, karena belum adanya kompetitor di bisnis tersebut.

Lalu, pengunjung lain, Roger Fernandes, seorang musisi yang datang bersama keluarganya juga mengungkapkan kekagumannya.

“Lumpia dari Indonesia sangatlah berbeda dengan spring roll dari Thailand ataupun Tiongkok,” ujar Roger.

Antusiasme Roger terlihat dari 15 lumpia yang dibeli untuk dinikmati oleh anak-anaknya.

Pesta rakyat ini diisi dengan penyajian beragam kuliner, pameran kerajian tangan, dan pertunjukan budaya dari berbagai negara.

Pertunjukan tarian Topeng Keras dari Bali yang menceritakan tentang karakter ksatria, berani, dan keras.DOKUMENTASI KBRI LISBON Pertunjukan tarian Topeng Keras dari Bali yang menceritakan tentang karakter ksatria, berani, dan keras.

Indonesia, -selain menyajikan aneka kuliner, juga mempertunjukkan tarian Topeng Keras dari Bali yang menceritakan tentang karakter ksatria, berani, dan keras.

Baca juga: Batik, Kuliner, dan Foto Indonesia Terbang ke Porto, Portugal

Seperti tertuang dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Wali Kota Seixal menyampaikan apresiasi khusus terhadap KBRI Lisabon atas suguhan budaya Indonesia tersebut.

Disebutkan, dengan adanya promosi budaya ini, diharapkan dapat mengundang keingintahuan warga Portugis terhadap Indonesia, dan meningkatkan citra Indonesia di Portugal.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X