Makanan dengan Kalori Negatif Hanya Mitos?

Kompas.com - 20/04/2019, 13:04 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

KOMPAS.com-  Mengonsumsi makanan berkalori negatif, seperti seledri dan brokoli, dipercaya tak akan membuat tubuh menyisakan cadangan energi yang akan diubah menjadi lemak.

Makanan-makanan ini dipercaya memiliki kalori negatif, artinya usaha untuk mencernanya memerlukan kalori lebih banyak dibanding kandungan kalori dalam makanan itu sendiri.

Sayangnya, riset terbaru membuktikan makanan dengan kalori negatif ini hanya sekadar mitos belaka.

Banyak orang percaya makanan berserat tertentu, seperti seledri, selada, jeruk bali, mentimun dan brokoli dapat membakar lebih banyak kalori daripada makanan itu sendiri.

Para ahli medis pun menyarankan kita agar tidak menggunakan strategi ini sebagai penurunan berat badan.

Bahkan, peneliti dari University of Alabama mengklaim bahwa mitos makanan dengan kalori negatif benar-benar tak perlu dipercaya.

Lewat subjek riset berupa kadal, periset menemukan reptil tersebut masih mempertahankan seperempat kalori dari seledri di tubuhnya.

Dengan kata lain, makanan tersebut sebenarnya tidak membakar kalori lebih banyak daripada yang terkandung di dalamnya.

"Terlepas dari kalori dalam makanan, Anda akan selalu bisa mendapatkan sesuatu dari itu," ucap Stephen Secor, selaku pemimpin riset.

Baca juga: Tak Selalu Buruk, Minum Jus Buah Rutin Bisa Kurangi Risiko Stroke

Meski seledri memiliki jumlah kalori yang kecil, mengonsumsi hanya satu jenis makanan bukan cara yang baik untuk menurunkan berat badan.

Sebelumnya, Academy of Nutrition & Dietics telah menyanggah mitos mengenai makanan berkalori negatif ini.

Praktisi dari organisasi perofesional makanan dan nutrisi terbesar di AS menyebutkan tubuh manusia cukup efisien dalam mencerna makanan.

Faktanya, kita hanya menggunakan sekitar 5 hingga 15 persen kalori harian untuk mencerna makanan.

Dengan kata lain, mengonsumsi makanan yang dianggap memiliki kalori negatif tak akan membuat kita kehilangan banyak kalori.

Cara terbaik untuk menurunkan berat badan adalah dengan meningkatkan aktivitas fisik dan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran.

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X