Pelayan Restoran Keliru, Tuang Red Wine "Vintage" Seharga Rp 83 Juta

Kompas.com - 17/05/2019, 10:09 WIB
Botol anggur Chateau Pichon Longueville Comtesse de Lalande 2001 (kanan) dan botol Château Le Pin, Pomerol, 2001 (kiri).VIA Hawksmoor Manchester Botol anggur Chateau Pichon Longueville Comtesse de Lalande 2001 (kanan) dan botol Château Le Pin, Pomerol, 2001 (kiri).

KOMPAS.com - Menikmati wine vintage adalah salah satu pengalaman menarik, bagi para penggemarnya.

Tak jarang mereka rela merogoh kocek dalam-dalam agar bisa mencicipi rasa wine tersebut.

Nah, apa namanya kalau bukan keberuntungan, jika ada pengunjung restoran yang tanpa sengaja bisa menikmati minuman istimewa, tanpa perlu membayar mahal.

Peristiwa ini terjadi terhadap seorang pengunjung di restoran Hawksmoor, Manchester, Inggris.

Pengunjung yang identitasnya tak diungkapkan ke publik tersebut, -seperti diberitakan laman CNN, awalnya memesan anggur seharga 335 dollar AS, atau kira-kira Rp 4,8 juta per botol.

Baca juga: Cara Tepat Simpan Wine di Rumah, Agar Rasa Tak Lenyap

Namun, karena kekeliruan pegawai di restoran, pengunjung tadi "beruntung" mendapatkan red wine, seharga 5.800 dollar AS atau sekitar Rp 83 juta.

Irena Pogarcic, staf dari Kitchen Communications yang mewakili Hawksmoor menyebut, pelanggan  itu memesan Chateau Pichon Longueville Comtesse de Lalande 2001.

Namun, karena kesalahan pegawai, pelanggan tadi mendapatkan sebotol Château Le Pin, Pomerol, 2001, yang harganya berlipat-lipat lebih mahal.

Lucunya pula, pelanggan itu ternyata tak menyadari jika anggur yang dikecapnya berharga puluhan juta rupiah.

Kekeliruan ini baru terungkap ketika salah satu manajer restoran yang menyadari kesalahan tersebut.

Kesalahan tersebut jelas tidak disengaja. Pihak restoran mengungkap setidaknya dua alasan, yakni kondisi restoran yang sedang ramai, dan juga kemiripan botol dari kedua minuman itu.

Tentu saja, pelanggan tersebut tak harus membayar, dan seolah mendapat rejeki. Sementara, pegawai yang melakukan kesalahan pun, -kabarnya, tidak mendapat sanksi apa pun.

Château Le Pin 2001 selama ini ditampilkan sebagai menu " langka" pada daftar suguhan di restoran Hawksmoor. Minuman ini pun merupakan barang paling mahal dalam daftar tersebut.

Menurut situs investasi Cult Wines, yang mengutip kritikus anggur berpengaruh Robert Parker Jr.,  Château Le Pin 2001 tergolong red wine vintage langka, untuk tahun 2001.

"Warna merah delima/plum/ungu disertai dengan aroma luar biasa dari creme de cassis, cherry liqueur, plum, licorice, caramel, dan sweet toast," ungkap Parker Jr.




Close Ads X