Prada Tak Lagi Gunakan Bulu Binatang Asli Mulai 2020

Kompas.com - 23/05/2019, 09:40 WIB
New Wave mashup Pradaflip New Wave mashup Prada

KOMPAS.com - Bergabung dengan jajaran label fashion lainnya, Grup Prada mengumumkan tidak akan lagi menggunakan bulu binatang asli dalam pembuatan pakaian, alas kaki atau aksesoris.

Seperti dilansir laman Hypebeast, langkah ini dilakukan setelah pembicaraan selama setahun dengan The Fur Free Alliance (FFA), sebuah koalisi lebih dari 50 organisasi perlindungan hewan dari lebih dari 40 negara.

Dalam keterangan tertulis, perusahaan mewah itu menegaskan, merek Prada, Miu Miu, Church's dan Car Shoe sesegara mungkin menghilangkan penggunaan bulu binatang apapun dalam desain atau produk barunya.

Baca juga: Banyak Label Fesyen yang Tak Lagi Pakai Bahan Bulu Binatang

"Grup Prada berkomitmen terhadap inovasi dan tanggung jawab sosial," kata CEO Prada Miuccia Prada.

Dia melanjutkan, Prada berfokus pada bahan-bahan inovatif yang memungkinkan perusahaan mengeksplorasi batas-batas baru dari desain kreatif sambil memenuhi permintaan produk.

"Lebih lanjut, daripada membakar barang bulu yang sudah ada, Prada akan menjual barang-barang sisa tersebut sampai jumlahnya habis," katanya.

"The Fur Free Alliance memuji Grup Prada karena memutuskan menghentikan penggunaan bulu binatang asli," ungkap ketua FFA Joh Vinding.

Baca juga: Koleksi Fall 2019 Tandai Coach Tak Lagi Pakai Bulu Binatang

Sementara itu, manajer program FFA, Brigit Oele, mengungkapkan Prada Group merupakan salah satu perusahaan tercepat yang menghentikan penggunaan bulu binatang asli sesaat dialog tersebut dimulai, yakni tahun lalu.

Adapun koleksi womenswear Prada’s Spring/Summer 2020 akan menjadi presentasi pertama Grup untuk merealisasikan komitmen tersebut.




Close Ads X