Cara Menyimpan ASI agar Kandungan Gizinya Tetap Terjaga

Kompas.com - 05/08/2019, 14:02 WIB
Ilustrasi ASI Shutterstock.comIlustrasi ASI
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - ASI sebaiknya diberikan kepada bayi dalam keadaan segar. Tetapi, dalam kondisi tertentu, tak menutup kemungkinan untuk memompa dan menyimpan ASI lebih dulu sebelum diberikan kepada bayi.

Masalahnya, cara menyimpan ASI yang tidak benar dapat merusak kandungan gizinya sehingga berpotensi membahayakan kesehatan bayi. Supaya kandungan gizi pada ASI tetap terjaga, ibu perlu memerhatikan hal-hal berikut ini.

Cara menyimpan ASI dengan wadah khusus

Toko perlengkapan bayi menawarkan berbagai macam tempat penyimpanan ASI. Biasanya, wadah untuk menyimpan ASI ini terbuat dari material plastik khusus. Ada juga yang berbentuk botol kaca kecil.

Semua wadah tersebut dibuat dengan memenuhi standar keamanan tertentu. Jadi, jangan gunakan wadah sembarangan untuk menyimpan ASI. Apalagi menggunakan plastik biasa.

Gunakan wadah khusus untuk menyimpan ASI, agar kualitas gizi dan kesegarannya selalu terjaga.

Baca juga: Tips Selamatkan ASI Perah Saat Listrik Padam Berkepanjangan

Berapa Lama ASI dapat disimpan?

Daya tahan ASI selama masa penyimpanan, juga bergantung pada suhunya. Berikut ini panduan penyimpanan ASI berdasarkan suhunya, baik dalam ruangan maupun lemari pendingin, dengan menggunakan wadah khusus.

  • Suhu ruangan < 25 derajat Celcius: 6-8 jam
  • > 4 derajat Celcius: maksimal 5 hari
  • -15 derajat Celcius (dalam freezer): maksimal 2 minggu

Lalu, bagaimana cara menyimpan ASI supaya tidak merusak kandungan gizinya?

Menyimpan ASI sembarangan dapat merusak kandungan gizinya, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan bayi apabila mengonsumsinya. Supaya hal ini tidak terjadi, lakukan langkah-langkah berikut ini.

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X