Ridwan Kamil, Bahasa Inggris, dan Revolusi 4.0

Kompas.com - 02/10/2019, 15:12 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam acara LIA Eco Fest 2019 di Bandung. KOMPAS.com/RENI SUSANTIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam acara LIA Eco Fest 2019 di Bandung.

KOMPAS.com - Sudah sejak lama, bahasa Inggris dikenal sebagai bahasa internasional. Bahkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutnya sebagai bahasa pergaulan.

Ketika orang Indonesia datang ke suatu negara, bahasa yang biasa digunakan adalah bahasa Inggris

Begitu pun ketika warga negara lain datang ke Indonesia, kebanyakan menggunakan bahasa Inggris.

Bahasa Inggris ini pula yang menjadi fokus Ridwan Kamil menghadapi revolusi industri 4.0.

Hal itu sejalan dengan visi Indonesia, pengembangan SDM berbasil skill, digital, dan bahasa.

Baca juga: 8 Bahasa Tubuh yang Bisa Menunjukan Mood dan Karakter Kita

“Mudah-mudahan skill bahasa yang baik akan menghasilkan masa depan dunia lebih baik dan damai.”

Begitu kata Ridwan Kamil kepada Kompas.com seusai acara LIA English Competition & Festival 2019, di Bandung, belum lama ini.

Dengan bahasa Inggris,  Emil -demikian dia biasa disapa, meyakini Jabar menjadi provinsi yang paling siap menghadapi revolusi industri 4.0.

Untuk itu, belum lama ini ia melakukan kunjungan kerja ke Inggris. Dari tiga visi yang dibawanya, satu di antaranya berkaitan dengan bahasa Inggris.

Yakni, pengiriman ulama Jabar ke Inggris. Dalam program “English for Ulama” ini, para ulama akan mendapat pelatihan bahasa Inggris.

“Diharapkan akan ada pertukaran ulama di antara dua negara dan ulama dari Jabar bisa menjadi duta dialog Islam yang ramah,” ucapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perlukah Inovasi agar Ulos Lebih Dikenal?

Perlukah Inovasi agar Ulos Lebih Dikenal?

Look Good
Cegah Diabetes Melitus, Penyakit akibat Gaya Hidup

Cegah Diabetes Melitus, Penyakit akibat Gaya Hidup

Feel Good
Belum Dirilis, Air Force 1 G-Dragon Sudah Jadi Tren

Belum Dirilis, Air Force 1 G-Dragon Sudah Jadi Tren

Look Good
Hubungan Keluarga yang Buruk Membuat Kita Rentan Terserang Penyakit

Hubungan Keluarga yang Buruk Membuat Kita Rentan Terserang Penyakit

Feel Good
Tak Perlu Sungkan, Katakan Tidak Bila Memang Tak Sanggup

Tak Perlu Sungkan, Katakan Tidak Bila Memang Tak Sanggup

Feel Good
Tips Memilih Makanan Sehat Saat Makan di Luar

Tips Memilih Makanan Sehat Saat Makan di Luar

Eat Good
Siap-siap Bermain Bersama Anak di World of Imagination

Siap-siap Bermain Bersama Anak di World of Imagination

Feel Good
Mengapa Kebiasaan Merokok Bisa Bahayakan Jantung

Mengapa Kebiasaan Merokok Bisa Bahayakan Jantung

Feel Good
Bukan Sekedar Bercerita, Ini 5 Manfaat Dongeng untuk Otak Anak

Bukan Sekedar Bercerita, Ini 5 Manfaat Dongeng untuk Otak Anak

Feel Good
Waspada Bahaya Diabetes di Balik Jajanan Kekinian

Waspada Bahaya Diabetes di Balik Jajanan Kekinian

Feel Good
Aktif Bergaul Bikin Boros dan Mudah Berutang

Aktif Bergaul Bikin Boros dan Mudah Berutang

Feel Good
Tujuh Cara Menjadi Ayah Hebat

Tujuh Cara Menjadi Ayah Hebat

Feel Good
Tips Mengatur Keuangan Bagi 'Single Parent'

Tips Mengatur Keuangan Bagi 'Single Parent'

Feel Good
Satu Alpukat Setiap Hari untuk Menjaga Kesehatan

Satu Alpukat Setiap Hari untuk Menjaga Kesehatan

Eat Good
Jumlah Like Instagram Disembunyikan, Setuju?

Jumlah Like Instagram Disembunyikan, Setuju?

Feel Good
komentar di artikel lainnya
Close Ads X