Cara Merawat Sepatu Kulit Jenis "Full Grain Leather"

Kompas.com - 11/11/2019, 14:19 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perawatan sepatu tak bisa disamakan untuk semua jenis bahan. Jika salah dalam merawat, bisa jadi sepatu kita justru menjadi mudah rusak, terutama sepatu kulit.

Perawatan sepatu kulit cukup 'tricky', namun jika dilakukan dengan benar dapat terjaga kualitasnya dalam waktu yang sangat lama.

Secara spesifik kita akan membahas perawatan bahan kulit jenis full grain leather. Dilansir dari laman bestleather.org, full grain leather dibuat dari kulit binatang lapisan paling atas, yakni lapisan setelah rambut di mana pola serat alami akan terlihat.

Ini adalah bagian terbaik dari kulit dan punya ketahanan terbaik untuk digunakan sebagai bahan baku produk. Kulit yang digunakan bisa kulit sapi, kangguru atau hewan lainnya.

Karena punya ketahanan tinggi, produk dengan full grain leather sangatlah awet dan tahan lama.

Baca juga: 5 Cara Apik Merawat Sepatu Kulit di Musim Hujan

Sepatu dari koleksi Piring-Piring Padang dari label sepatu lokal Indiverse yang bisa ditemui di Urban Sneaker Society 2019 di District 8 SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11/2019).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Sepatu dari koleksi Piring-Piring Padang dari label sepatu lokal Indiverse yang bisa ditemui di Urban Sneaker Society 2019 di District 8 SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11/2019).

Chief Executive Officer Indiverse -label sepatu lokal berbahan full grain leather- Alya Ignacia berbagi tipsnya.

Pertama, hindari membersihkan sepatu dengan cara dibasahi dengan air dan digosok. Cukup gunakan kain bersih untuk membersihkan noda pada sepatu.

"Harus pakai krim pembersih khusus (leather)," kata Alya ketika ditemui di event Urban Sneaker Society 2019 di District 8 SCBD beberapa waktu lalu.

Hindari sepatu dari air karena akan membuat kulit lama-kelamaan jadi mengelupas dan rusak. Untuk mencegah sepatu terkena air atau maduk ke dalam kubangan, kamu bisa menggunakan semprotan anti-air (water resistant spray) untuk melindungi sepatu kulitmu.

Terakhir, perhatikan frekuensi pemakaian sepatu kulitmu. Sesekali, istirahatkan sepatu dan gunakanlah sepatu yang lain. Terutama setelah penggunaan dalam waktu yang cukup panjang.

Salah satu alasannya adalah agar bau tidak sedap dari sepatu hilang.

"Sepatu ini enggak boleh dipakai setiap hari karena perlu nafas. Karena ini kulit asli, jadi gonta-ganti lah dengan sepatu lain, jangan overuse," ucap Alya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X