Kompas.com - 29/11/2019, 20:20 WIB
Ilustrasi perempuan shutterstockIlustrasi perempuan
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Istri pasti selalu mencari cara untuk dapat memuaskan suaminya, mulai dari mempercantik diri sampai menjaga kesehatan organ intim.

Para wanita mungkin pernah mendengarkan mengenai vagina yang bisa longgar yang dianggap dapat mengurangi kepuasaan saat behubungan seksual dengan pasangannya.

Akan tetapi, apakah fenomena ‘vagina longgar’ adalah sesuatu yang benar adanya dan apakah memang ada cara merapatkan vagina yang longgar? Penasaran dengan jawabannya? 

Apakah cara merapatkan vagina perlu diterapkan?

Cara merapatkan vagina dicari-cari oleh para wanita yang menganggap bahwa dirinya memiliki vagina yang ‘longgar’. Faktanya, vagina adalah organ yang sangat elastis karenanya para wanita tidak perlu khawatir bahwa organ intimnya akan melonggar.

Organ intim wanita memang bisa berubah-ubah seiring berjalannya waktu, tetapi hal tersebut tidak berarti vagina akan kehilangan elastisitasnya. Oleh karenanya, kamu tidak perlu mencari tahu cara merapatkan vagina.

Salah satu mitos lain seputar vagina ‘longgar’ yang sering dipercayai oleh masyarakat adalah bahwa sering berhubungan seksual atau berhubungan intim dengan banyak orang bisa membuat vagina menjadi ‘longgar’.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Faktanya, organ intim wanita tidak akan menjadi longgar hanya karena sering berhubungan seksual.

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa beberapa faktor bisa berkontribusi dalam membuat vagina menjadi sedikit berkurang elastisitasnya. Usia dan melahirkan anak adalah dua faktor yang mempengaruhi elastisitas vagina.

Akan tetapi tidak berarti vagina akan menjadi tidak elastis sepenuhnya. Para wanita tidak perlu khawatir karena hal tersebut adalah hal yang normal dan terjadi secara alamiah.

Bila kamu memiliki masalah dalam berhubungan intim dengan suami dan merasa bahwa vagina ‘longgar’, kamu bisa mencoba posisi lain saat berhubungan seksual atau berkonsultasi dengan dokter untuk menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Adakah Bentuk Vagina yang Ideal?

Apakah ada cara merapatkan vagina?

Tidak ada cara merapatkan vagina karena vagina pada dasarnya tidak perlu dirapatkan. Namun, para wanita bisa menerapkan cara untuk menguatkan otot vagina alih-alih mencari tahu cara merapatkan vagina.

Oleh karenanya, cara merapatkan vagina akan lebih merujuk pada cara menguatkan otot pada organ intim. Bila kamu ingin menguatkan otot vagina, maka kamu perlu melatih otot pelvis atau otot panggul.

Otot panggul adalah otot yang digunakan berperan untuk menyokong kantong kemih, saluran kandung kemih, dubur, dan usus kecil. Otot ini bisa melemah seiring bertambahnya usia atau seusai melahirkan.

Otot panggul yang lemah dapat membuat kamu merasakan nyeri di daerah panggul atau saat berhubungan seksual, memiliki keinginan untuk buang air kecil terus-menerus, dan tidak mampu menahan air seni atau kentut.

Cara merapatkan vagina dengan menguatkan otot panggul bisa dilakukan dengan berbagai latihan, seperti:

Latihan pergerakan otot panggul

Latihan pergerakan otot panggul bisa menjadi salah satu pilihan cara merapatkan vagina dengan menguatkan otot panggul. Pertama-tama, berdirilah sejajar dengan bahu dan bokong yang bersandar di dinding.

Tarik perut ke arah tulang belakang dengan posisi punggung menempel di dinding. Tegangkan perut selama kurang lebih empat detik dan lemaskan. Lakukan latihan ini 10 kali sebanyak lima kali sehari.

Senam kegel

Senam kegel adalah salah satu latihan menguatkan otot panggul sebagai cara merapatkan vagina yang cukup terkenal. Kamu baru bisa melakukan latihan ini jika sudah mengetahui letak dari otot panggul yang dimiliki.

Senam kegel dapat dilakukan sebanyak tiga set dan diulang lima sampai 10 kali sehari. Kamu bisa bertanya kepada dokter untuk mengetahui cara melakukan senam kegel yang benar.

Neuromuscular electrical stimulation (NMES)

NMES dapat menguatkan otot panggul dengan mengirimkan aliran listrik pada otot panggul. Aliran listrik tersebut dapat membuat otot panggul berkontraksi dan melemas.

Umumnya, penanganan NMES berlangsung hingga 20 menit dan sebaiknya dilakukan satu kali tiap empat hari dalam beberapa minggu.

Sebelum melakukan latihan-latihan di atas sebagai cara merapatkan vagina dengan menguatkan otot panggul, kamu bisa berdiskusi dengan dokter mengenai latihan apa yang paling sesuai.

Baca juga: Banyak Wanita Tak Puas, Adakah Bentuk Vagina yang Normal?



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.