Kompas.com - 10/02/2020, 20:48 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com - Sebagai pria, kita tentu biasa menyusun rencana untuk mendapatkan potongan rambut yang benar-benar keren sebelum berangkat ke barbershop.

Mulai dari mencari satu gaya rambut yang menarik atau terlihat bagus, mengatur waktu kunjungan agar tukang cukur bisa mengerjakan rambut kita dengan baik, dan banyak lagi.

Saat waktunya tiba, kita pergi ke barbershop dan memotong rambut. Hasilnya tampak hebat.

Namun begitu, saat berjalan pulang menuju rumah, ternyata hasilnya mengecewakan.

Terlepas dari kesalahan yang dilakukan tukang cukur, kita juga perlu memikirkan tindakan kita.

Baca juga: Gaya Baru Selena Gomez Bikin Kamu Ingin Potong Rambut

Sebab, sebagian besar pria membuat kesalahanberikut  ini saat mengunjungi barbershop.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Lakukan tugasmu"

Tukang cukur kita bisa jadi "penyihir" yang menyulap rambut kita menjadi bagus, tapi ia bukan paranormal.

Jika kita tidak memberi tahu atau menunjukkan apa yang sebenarnya kita inginkan, bagaimana ia bisa tahu model rambut apa yang kita maksud?

Apabila kita menjadi pelanggan ke-50 dari sang tukang cukur, dan memintanya melakukan "tugasnya", ia hanya akan mengerjakan seminim mungkin, dan sedikit usaha.

Cobalah bekerja sama dengannya, dan berikan instruksi jelas mengenai model rambut yang kita inginkan.

Baca juga: Ini yang Terjadi Saat Donald Trump Potong Rambut...

Rasanya saya menyukainya"

Pastikan satu model rambut yang diinginkan sebelum tukang cukur mulai bekerja. Akan lebih baik menunjukkan referensi pada mereka.

Jika ia memberi beberapa foto gaya rambut, kita bisa mempertimbangkan salah satunya, tapi utamakan insting mengenai jenis rambut mana yang akan tampak keren bagi kita.

Jangan sampai kita berada di barbershop dengan ide setengah matang hanya untuk mendapat model rambut yang tidak memuaskan.

"Saya tidak butuh sampo/pijat/facial gratis"

Pasti ada sesuatu yang salah jika kita menolak layanan cuma-cuma dari tukang cukur di barbershop.

Pertama-tama, menolak apa pun yang sifatnya complimentary sangat tidak pantas.

Baca juga: Jangan Bersedih, Lakukan Ini Saat Salah Potong Rambut

Kedua, walau tukang cukur tidak menggunakan beberapa produk premium, mereka menebusnya dengan layanan yang maksimal.

Tujuan mereka adalah membuat kita tertarik untuk mengeluarkan lebih banyak uang atau mencoba hal baru saat kita mengunjungi barbershop tersebut di lain waktu.

"Biarkan saja begini"

Setelah tukang cukur selesai dengan kita, dari pada langsung melakukan pembayaran dan meninggalkan barbershop, uji lebih dulu gaya rambut baru kita.

Gerakkan jari ke rambut dengan seksama, biarkan hingga kering, dan coba restyling.

Jika kita sedikit tidak puas atau menemukan bagian yang tampak tidak benar, minta tukang cukur kita mengerjakan "sihirnya", lalu amati bagaimana jika kita melakukannya sendirian.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Menxp
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.