Meninggal Mendadak Tak Selalu karena Serangan Jantung

Kompas.com - 18/02/2020, 11:09 WIB
Ashraf Sinclair dan Bunga Citra Lestari dalam prosesi pemakaman BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAAshraf Sinclair dan Bunga Citra Lestari dalam prosesi pemakaman BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

KOMPAS.com - Kabar kematian aktor Ashraf Sinclair, suami penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL) memang mengejutkan banyak orang. Aktor berusia 40 tahun itu dikabarkan meninggal dunia karena serangan jantung. 

Kabar tersebut membuat banyak orang tak percaya karena semasa hidupnya Ashraf dikenal rajin berolahraga dan menjalani pola hidup sehat.

Serangan jantung memang menjadi penyebab kematian tertinggi, namun menurut dr.Siska 
Suridanda Dhany, Sp.JP, kematian mendadak tidak selalu karena serangan jantung.

"Kematian mendadak paling sering disebabkan oleh henti jantung. Dan jantung yang berhenti mendadak tidak selalu karena serangan jantung," kata Siska, saat dihubungi Kompas.com.

Dokter spesialis jantung dari RS Harapan Kita Jakarta itu menambahkan, seseorang yang mengalami serangan jantung bisa disebabkan karena kegemukan, pola makan yang tidak sehat, kurang olahraga, hingga ada penyumbatan di pembuluh darah.

"Tapi lagi-lagi, tidak semua kematian mendadak atau henti jantung dipicu oleh serangan jantung."

Baca juga: 4 Pemicu Serangan Jantung pada Orang Muda dan Terlihat Sehat

Henti jantung, lanjut Siska, adalah kondisi di mana jantung mengalami gangguan, seperti gangguan aliran listrik bawaan pada jantung.

"Terganggunya aliran listrik bawaan pada jantung bisa menjadi penyebab henti jantung," ujarnya.

"Selain itu juga, ada penyebab lain seperti tekanan darah tinggi, kurang istirahat, hingga pecahnya pembuluh darah pada otak."

Siska menganjurkan agar setiap orang yang berusia di atas 40 tahun --khususnya pria-- untuk melakukan pemeriksaan kesehatan elektrokardiogram (EKG).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X