Kompas.com - 14/03/2020, 23:00 WIB
Pemilik sekaligus Direktur Kreatif Buttonscarves, Linda Aggrea di thematic store Buttonscarves Senayan City, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020). KOMPAS.com/Nabilla TashandraPemilik sekaligus Direktur Kreatif Buttonscarves, Linda Aggrea di thematic store Buttonscarves Senayan City, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020).

KOMPAS.com - Tak hanya polos, kini hijab bermotif semakin bermunculan. Motifnya pun semakin bervariasi.

Meski begitu, memilih hijab bermotif sebetulnya tergolong rumit. Sebab, mengenakan hijab motif yang tak sesuai dengan karakter wajah justru bisa membuat kamu tampak lebih tua, loh.

Hal ini rupanya juga disadari oleh Pendiri dan Direktur Kreatif Buttonscarves, Linda Anggrea.

Baca juga: Trik agar Hijab Tetap Tegak, Rapi, dan Enggak Mletot

Sebagai merek yang kuat dengan scarf bermotif, Buttonscarves menggodok secara matang motif-motif yang akan dirilisnya ke pasar.

"Itu juga tantangannya (membuat scarf motif agar tak membuat tampak tua). Setiap mengeluarkan produk baru kami kerjakan berbulan-bulan scarf ini supaya bagus di kepala."

Demikian diungkapkan Linda di thematic store Buttonscarves di Senayan City, Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Yuk, Tampil Anti Mainstream dengan Hijab Voal Flora dan Fauna

Lalu, apa saja hal yang perlu kita perhatikan agar tak tampak tua ketika mengenakan hijab bermotif?

1. Sesuaikan dengan karakter wajah

Setiap orang memiliki karakter wajah dan warna kulit yang berbeda. Untuk itu, pilihlah warna dan motif hijab yang tampak pas dengan karakter wajahmu.

Jika ragu, kamu mungkin bisa mencocokkannya dengan warna kulit atau mencobanya memakaianya.

Tak hanya motif dan warna, ukuran motif juga perlu diperhatikan. Ukuran motif yang terlalu besar terkadang tampak kurang pas jika dikenakan sebagai penutup kepala.

Itulah mengapa dalam menciptakan scarf, Linda mematangkan desainnya sedemikian rupa agar terlihat pas.

Misalnya, dalam mengadopsi geometri bangunan, ia akan memilih detail bangunan tersebut alih-alih meletakan keseluruhan bangunan dalam ukuran besar pada kain.

Baca juga: Pahami, Cara Cermat Pilih dan Rawat Hijab Voal

"Bayangkan inspirasi gedung mau ditaruh di kepala. Salah sedikit bisa kelihatan aneh, tapi kami berusaha tetap selaras saat ditaruh di muka," ungkap dia.

2. Perpaduan dengan busana

Hijab yang cantik tidak akan tampak sempurna jika dipadukan dengan busana yang salah.

Oleh karena itu, penting pula untuk memikirkan keselarasan antara hijab dan busana.

Linda menyarankan untuk tidak melakukan tabrak motif terlalu banyak karena cenderung kurang enak dilihat.

"Misal, kerudung sudah heboh bajunya polos saja," katanya.

Jika memang mau menggunakan hijab dan busana bermotif, pilihlah motif yang senada sehingga tidak tampak terlalu ramai.

Memilih merek produsen scarf atau hijab yang baik juga bisa membantu kamu dalam memadupadankan busana.

Baca juga: Ivan Gunawan Bikin Aksesori Hijab Berbahan Emas

"Pilihlah scarf dari brand yang fokus mengerjakan produknya sehingga mereka paham apa yang terbaik diletakkan pada motif-motifnya."

"Tidak hanya Buttonscarves, ada banyak," ucap Linda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.