Kompas.com - 22/03/2020, 14:35 WIB
. REPRO BIDIK LAYAR VIA THE GUARDIAN.

Selain itu, ia juga ingin meningkatkan suasana hati semua orang.

Baca juga: Italia Lockdown karena Virus Corona, Sungai di Venesia Terlihat Jernih

"Ini lebih kepada mencoba tantangan yanh sedikit gila dan membawa sedikit sentuhan humor untuk mengurangi dramatisasi situasi ini," kata dia.

Nochomovitz tidak benar-benar mencetak durasi rekor. Ia menyelesaikan maraton itu dalam enam jam 48 menit.

Sebab, ia merasakan mual sekaligus khawatir para tetangga akan komplain karena suara langkah kakinya yang mengganggu.

Namun, pada akhirnya ia bisa menyelesaikan lari maratonnya.

Secara teknis, pemerintah Perancis masih memperbolehkan warganya pergi ke luar rumah untuk berolahraga, seperti berlari.

Namun hal itu harus dilakukan dengan mengisi dan menandatangai formulir yang menyebutkan alasan mereka meninggalkan rumah.

Angka orang-orang yang melakukan jogging di jalan-jalan Perancis dalam beberapa hari ini dikabarkan berlipat ganda di tengah cuaca yang sejuk.

Kondisi ini membuat pemerintah setempat khawatir ada banyak orang yang masih ada di jalanan dan memperlambat pemutusan rantai penyebaran virus.

Nochomovitz mengatakan, jika semua orang berpikir olahraga harus di luar rumah, maka akan semakin banyak orang yang ada di jalanan.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X