Kompas.com - 22/03/2020, 14:35 WIB
. REPRO BIDIK LAYAR VIA THE GUARDIAN.

Selanjutnya, hal itu sama sekali tidak membantu mencegah penyebaran virus. Pada gilirannya, aksi semacam itu hanya membuat anjuran diam di rumah menjadi tidak berpengaruh.

Nochomovitz memang sudah berlatih lari maraton. "Aku perlu memastikan diriku masih bisa berlari 40km," kata dia.

Dia kehilangan jejak berapa banyak putaran yang telah dilakukannya, tetapi pedometer membantunya terus melacak jarak yang telah ditempuh, sementara pikirannya mengembara.

Terutama, -dia mengaku, memikirkan para petugas medis yang menjadi pahlawan di tengah wabah ini.

"Aku memikirkan banyak hal, apa yang akan terjadi, ketika aku melihat dunia telah berhenti, olahraga, ekonomi, keuangan," ujar dia.

"Kami belajar dalam sejarah tentang perang antarbangsa, manusia, dan senjata, tetapi ini adalah sesuatu yang di luar kita."

Demi menjalankan tantangan ini, Nochomovitz mendapatkan dukungan penting, salah satunya dari sang kekasih yang memberinya minuman dan permen cokelat.

Namun demikian -tentu saja, tak sedikit orang di luar apartemennya yang menatapnya dengan tatapan bingung.

"Tapi tetanggaku, mereka sangat pengertian," kata dia lagi.


Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X