Jerawat di Dahi, Apa Penyebabnya?

Kompas.com - 02/04/2020, 21:08 WIB
Jerawat hormonal Jerawat hormonal
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Jerawat di area dahi ternyata lebih umum dari yang mungkin kita duga. Meski tidak terlalu sakit, namun semua tentunya sepakat jika jerawat di area ini sangatlah menyebalkan.

Hal pertama yang pada umumnya kita lakukan ketika muncuk jerawat di dahi adalah menutupinya karena akan menjadi pusat perhatian.

Meski begitu, sebesar apapun ukuran jerawat di area dahi kita harus tetap mengobatinya. Tentunya tidak dengan memencet jerawat, melainkan dengan cara yang tepat.

Jerawat, di manapun munculnya, pada umumnya disebabkan oleh pori-pori yang tersumbat. Selain itu, ada beberapa penyebab lainnya.

1. Pori-pori tersumbat

Kulit kita menghasilkan minyak alami yang dikenal sebagai sebum. Sebum diproduksi di kelenjar sebasea dan memiliki dua fungsi utama, yaitu untuk melindungi dan menjaga kulit tetap lembap.

Minyak disekresikan melalui pori-pori kulit kita dan ketika produksi minyak lebih dari normal, maka akan menyebabkan pori-pori tersumbat.

Pori-pori yang tersumbat akan menyebabkan jerawat. Namun, pori-pori tersumbat tidak hanya disebabkan oleh produksi minyak berlebih.

Kulit bersentuhan dengan kotoran dan polusi sepanjang hari. Kotoran dan polusi juga bisa tersangkut di pori-pori dan menyumbatnya sehingga menyebabkan jerawat.

Baca juga: 10 Tips Mencegah Jerawat dengan Perawatan Kulit Sehari-hari

2. Perubahan hormon dan stres

Halaman:


Sumber Boldsky
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X