Kompas.com - 15/04/2020, 12:36 WIB

Selain itu, Ali juga mengaku belum pernah mendengar nama Arnold Putra sebagai seorang perancang busana di Indonesia.

"Aku selidiki background-nya, di Instagram pribadi dia traveler, kalau yang Instagram official-nya itu baru banget."

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by bloody UwU (@arnoldputra) on Mar 10, 2020 at 7:24pm PDT

"Dia juga nge-post-nya baru beberapa produk, dan produknya juga enggak nyambung atau enggak satu konsep atau kurang matang," ujar Ali.

"(Tapi) kalau yang ini memang unik sih bentukannya. Tapi, kalau dibilang tulang manusia, saya hilang rispeknya. Ya semoga aja saya salah," cetus dia.

Arnold Putra, -seperti diberitakan sebelumnya, menjual tas tangan yang terbuat dari kombinasi material lidah buaya dan juga tulang punggung manusia.

Lelaki itu mengaku, material tulang punggung manusia tersebut dia dapatkan dari sumber yang etis, dari pasokan medis di Kanada.

Baca juga: Diet Bisa Berdampak Buruk pada Kekuatan Tulang, Apa Alasannya?

Reaksi keras dan kecaman baru muncul setelah lama gambar itu diunggah. Hal itu mendorong laman Insider mengupasnya lebih jauh mengenai asal mula material tas tersebut.

Tas tangan ini adalah karya one-off seharga 5.000 dollar AS atau sekitar Rp 78,5 juta, yang pertama kali dijual pada tahun 2016.

Kreasi tersebut berupa tas tangan bergaya keranjang terbuat dari kulit lidah buaya, dengan pegangan terbentuk dari bagian tulang belakang manusia.

Para ahli mengatakan kepada Insider, mereka percaya material itu asli berasal dari manusia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Packing upcycled morgue wear ????

A post shared by @ byarnoldputra on Nov 28, 2016 at 10:05pm PST

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.