Kompas.com - 05/05/2020, 11:14 WIB
Ilustrasi es blewah untuk hidangan takjil. SHUTTERSTOCK/AMALLIA EKAIlustrasi es blewah untuk hidangan takjil.

KOMPAS.com— Walau kita berpuasa, kebutuhan nutrisi dan kalori tubuh harus tetap dipenuhi. Karena frekuensi makan berkurang, kita harus menyiasati asupan nutrisi bisa didapatkan pada saat sahur dan berbuka puasa.

Idealnya, sekitar 30 persen kebutuhan dipenuhi saat sahur dan sisanya saat berbuka puasa dan makan malam.

Agar tetap sehat dan mampu merampungkan ibadah puasa hingga akhir bulan Ramadhan, berikut adalah tips lima cara sehat untuk berbuka puasa.

1. Mulailah dengan minuman

Air adalah kunci, jadi mulailah dengan satu atau dua gelas.  Hidrasi harus menjadi prioritas nomor satu. Segera konsumsi air setelah adzan maghrib berkumandang, mulailah dengan satu atau dua gelas.

Makanan atau minuman manis alias takjil yang dikonsumsi saat berbuka puasa memang disarankan untuk mengembalikan kadar gula darah dengan cepat setelah seharian berpuasa.

Meski begitu, batasi jumlahnya dan sebaiknya memilih jenis makanan yang mengandung serat serta vitamin. Misalnya smoothie buah atau sayuran yang ditambahkan satu sendok bubuk protein.

Baca juga: 5 Resep Olahan Seafood untuk Menu Buka Puasa

2. Pilih beragam buah

Batasi asupan camilan serba manis dan gorengan. Perbanyak asupan buah untuk dorongan energi dan hidrasi yang sangat dibutuhkan tubuh. Kamu bisa memilih buah mangga, leci, ceri, pir, atau anggur karena kadar gula dan nutrisi alami yang tinggi.

Ganti buah setiap beberapa hari untuk mendapatkan manfaat dari beragam nutrisi.

3. Semangkuk sup 

Saat berbuka, setelah minum mulailah dengan sesuatu yang sederhana untuk menghindari gangguan pencernaan karena langsung makan berat saat perut kosong. Pilih dari sup sayuran, ayam, daging sapi dan kaldu tulang, atau soto untuk makanan padat nutrisi. Selain mudah dalam sistem pencernaan, makanan ini juga  menghidrasi tubuh.

Ilustrasi ayam bakarAriyani Tedjo / shutterstock Ilustrasi ayam bakar

4. Keseimbangan adalah kunci

Penting untuk diingat bahwa kamu tidak bisa langsung kalap dengan makan tanpa henti sepanjang malam karena hal itu pasti akan menambah berat badan. Bagilah waktu makan kecil menjadi beberapa kali, mulai dari makanan kecil setelah buka puasa, makan berat setelah shalat Maghrib, serta camilan tinggi serat atau takjil setelah tarawih, seperti puding buah tanpa gula .

Jauhi makanan cepat saji berlemak tinggi. Pilih makanan kaya protein seperti tahu, telur, kacang-kacangan atau daging tanpa lemak untuk mempertahankan massa otot.

Baca juga: 8 Cara Ampuh Cegah Mengantuk Saat Puasa

5. Pilih karbohidrat sehat

Selama masa puasa, tubuh akan menggunakan glikogen (karbohidrat yang disimpan) untuk energi dan aktivitas otak, jadi penting untuk mengganti simpanan yang habis.

Tambahkan banyak serat ke dalam menu seperti nasi merah, quinoa, pasta gandum atau kentang manis.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X