Akhirnya, Uniqlo Bikin Masker Wajah Pakai Bahan dari Airism

Kompas.com - 26/05/2020, 07:37 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com - Produsen pakaian asal Jepang Uniqlo, yang dimiliki oleh Fast Retailing berencana memproduksi masker wajah yang terbuat dari kain yang digunakan untuk lini pakaian dalam Airism.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk respons terhadap permintaan yang kuat untuk masker pelindung penyebaran virus corona

Baca juga: Uniqlo UT Luncurkan Koleksi Billie Eilish x Takashi Murakami

Diwartakan Kantor Berita Reuters, perusahaan ini sebelumnya amat berhati-hati untuk memutuskan membuat masker pelindung wajah.

Namun, Jurubicara Uniqlo lalu menjelaskan, kini pihaknya telah berubah pikiran akibat banyaknya permintaan pelanggan untuk membuat masker.

"Rincian harga dan tanggal peluncuran akan diumumkan kemudian," kata Jurubicara tersebut, Senin (25/5/2020).

Baca juga: Uniqlo Gandeng Ines de la Fressange dalam Kolaborasi Parisian Chic

Selama ini, pakaian dalam Airism dikenal menggunakan kain yang dikembangkan secara khusus dengan karakter halus seperti sutra.

Uniqlo mengatakan, kain itu juga membuat pemakainya merasa tetap dingin di musim panas, dan mampu melepaskan kelembapan dan panas.

Masker wajah menjadi kebutuhan yang kian membesar di Jepang sejak pandemi Covid-19 juga melanda negara itu.

Baca juga: Jepang Kalahkan Covid-19 meski Abaikan Rulebook, Kok Bisa?

Sebelum Uniqlo, ada produsen pakaian olahraga Mizuno Corp, dan pabrik pembuat layar smartphone Sharp Corp yang sudah lebih dulu mulai memproduksi masker.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X