Raksasa Jerman, Puma dan Adidas Ikut Boikot Iklan di Facebook

Kompas.com - 03/07/2020, 12:51 WIB
Sejumlah model memeragakan koleksi terbaru Puma dalam acara Puma SS20 Preiew Party di Subang, Malaysia, Senin (2/12/2019). KOMPAS.com/ GLORI K WADRIANTOSejumlah model memeragakan koleksi terbaru Puma dalam acara Puma SS20 Preiew Party di Subang, Malaysia, Senin (2/12/2019).

KOMPAS.com - Produsen perlengkapan olahraga asal Jerman Adidas dan Puma, Selasa (30/6/2020) menyatakan ikut menghentikan pemasangan iklan di Facebook.

Kebijakan ini diambil oleh kedua raksasa industri sport tersebut agar media sosial lebih ketat mengawasi praktik ujaran kebencian dan disinformasi.

Langkah tersebut mengikuti jejak sejumlah brand terkemuka lainnya, seperti Levi's dan Coca-Cola.

Baca juga: Levis, Coca-Cola, dan Brand Lain Setop Iklan di Medsos, Ada Apa?

Unilever juga menghentikan iklan mereka di Facebook, Instagram, dan Twitter di Amerika Serikat, setidaknya setelah 31 Desember.

Unilever bergabung dengan sejumlah brand, seperti Eddie Bauer, The North Face dan Patagonia yang tergabung dalam kampanye yang sama.

"Puma bergabung dengan kampanye #StopHateForProfit sepanjang Juli," kata seorang Jurubicara-nya kepada kantor berita AFP.

Baca juga: Mark Zuckerberg Yakin Aksi Boikot Terhadap Facebook Akan Berakhir

Jurubicara tersebut mengutip hashtag media sosial yang diselenggarakan oleh aktivis keadilan sosial, dan diambil oleh beberapa perusahaan.

Dengan kebijakan ini, Puma menjadi bagian dari upaya keseluruhan untuk menciptakan perubahan positif di platform Facebook.

Sementara itu Adidas, meskipun tidak merujuk hashtag yang spesifik, mengaku akan mengembangkan kriteria untuk mempertahankan lingkungan aman yang akan berlaku untuk semua.

Baca juga: Giliran Starbucks Cabut Iklan di Media Sosial, Termasuk Facebook

Jeda iklan Facebook ini juga akan mencakup anak perusahaan mereka asal Amerika Serikat, Reebok.

"Rasisme, diskriminasi, dan komentar penuh kebencian seharusnya tidak memiliki tempat di perusahaan kami atau di masyarakat kami," tegas Jurubicara Adidas.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X