Kompas.com - 15/07/2020, 14:24 WIB
Sejak berdirinya di era Perang Dunia II, Tupperware mengandalkan para ibu rumah tangga sebagai tenaga penjualnya.
Dok TupperwareSejak berdirinya di era Perang Dunia II, Tupperware mengandalkan para ibu rumah tangga sebagai tenaga penjualnya.

KOMPAS.com – Sejak kehadirannya di Indonesia, merek perlengkapan rumah tangga dari kemasan plastik, Tupperware, dikenal dengan sistem penjualan langsung lewat jejaring sosial.

Namun, karena pandemi Covid-19 membatasi aktivitas tatap muka, kini Tupperware ikut beralih pada toko online.

Merayakan ulang tahunnya ke-29 di Indonesia, Tupperware memperkenalkan Tuppershop, sebuah toko virtual untuk mempermudah transaksi yang aman dan nyaman.

“Lebih dari sepertiga hidup masyarakat modern di Indonesia saat ini dihabiskan di internet, dan dampaknya pola perilaku konsumen pun berubah,” kata Head of New Category Development & Communication Tupperware, Frangky Purnomo Angelo.

Menilik pada sejarahnya yang dimulai di era Perang Dunia ke-2, para wanita yang ingin menambah pemasukan namun tidak bisa bekerja penuh waktu, menjadi tenaga penjual Tupperware, produk yang dikembangkan oleh Earl Silas Tupper.

Mereka mempromosikan wadah plastik yang kedap udara ini lewat acara-acara pertemuan sesama ibu.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Tupperware Dukung Tenaga Medis Lewat Cara Ini

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tupperware menyelenggarakan perayaan ulang tahun ke-29 bertajuk ?Tupperday? melalui Facebook & Instagram Live di tanggal 11 Juli 2020 dengan menghadirkan Rizky Febian sebagai bintang tamu,Dok Tupperware Tupperware menyelenggarakan perayaan ulang tahun ke-29 bertajuk ?Tupperday? melalui Facebook & Instagram Live di tanggal 11 Juli 2020 dengan menghadirkan Rizky Febian sebagai bintang tamu,

Cara ini akhirnya terus berkembang dan menjadi karakter yang melekat kuat terhadap merek Tupperware; sebuah merek yang tidak hanya berkualitas tinggi, namun juga membuka kesempatan bagi setiap orang untuk berbisnis, termasuk di Indonesia.

Tupperware juga menjanjikan peluang bisnis keagenan yang bisa mendatangkan tambahan pendapatan, terutama bagi para ibu rumah tangga atau orang muda.

Namun, sistem pemasaran yang selama ini lebih banyak ditemui di acara arisan atau komunitas lain, kini mulai bergeser ke dunia maya.

“Di Tupperware, inovasi adalah sebuah landasan, kami tidak pernah berhenti mencari cara untuk terus berinteraksi dengan konsumen Tupperware yang terkenal begitu fanatik dan setia. Oleh karena itu, hadirlah Tuppershop,” kata Frangky.

Baca juga: Selain Produk Kesehatan, Penjualan Online Barang Ini Juga Melonjak Selama Pandemi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X