Kompas.com - 16/07/2020, 20:04 WIB

KOMPAS.com - Kamu mungkin bertanya-tanya, sebaiknya kapan kamu dan pasangan bisa kembali berhubungan seks setelah melahirkan? Dan, apa yang harus dilakukan bila seks setelah melahirkan masih terasa menyakitkan?

Dokter spesialis kandungan dan ginekolog dari GynaeMD Women & Rejuvenation Clinic, Dr Christopher Ng, berbagi jawabannya untuk para orangtua baru.

Menurut Christopher, sebaiknya kamu dan pasangan menunggu setidaknya enam minggu setelah melahirkan untuk membiarkan luka episiotomi sembuh.

“Meskipun seks dapat dilanjutkan kembali jika kamu merasa siap untuk hal itu,” ujar Christopher.

Baca juga: Masa Karantina Mengubah Kehidupan Seks

Episiotomi sendiri adalah pemotongan di bagian vagina wanita selama persalinan pervaginam atau persalinan normal dilakukan.

Selama penetrasi, luka dari episotomi bisa pecah dan kembali berdarah bila belum pulih benar.

Untuk mengatasi itu, oleskan area bekas episotomi dengan krim yang mengandung vitamin E atau minyak almond.

Kelemahlembutan dan kesabaran saat penetrasi juga membantu mengurangi rasa sakit saat berhubungan intim.

Seperti bercinta saat sebelum kamu dan pasangan memiliki bayi, bercinta bisa menyakitkan jika tidak ada cukup pelumasan pada vagina karena kurangnya gairah.

Rasa sakitnya dapat diatasi jika kamu lebih rileks, dan jika pemanasan yang dilakukan cukup, atau jika kamu menggunakan pelumas.

Baca juga: Amankah Berhubungan Seks Selama Masa Kehamilan?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.