Kompas.com - 17/08/2020, 20:13 WIB
Ilustrasi makanan manis dan buah-buahan ShutterstockIlustrasi makanan manis dan buah-buahan

KOMPAS.com – Pernahkah Anda merasa tubuh gampang lelah meski jarang melakukan aktivitas fisik berat? Atau sering merasa sakit kepala dan sulit berkonsentrasi? Bila iya, kemungkinan Anda membutuhkan detoks agar tubuh kembali sehat dan bugar.

Kendati begitu, banyak orang yang masih keliru mengartikan kata “detoks” sebagai diet spesifik untuk mengeluarkan racun dari tubuh.

Padahal, tubuh kita sudah dilengkapi dengan organ-organ yang mampu menghilangkan racun dan tak butuh diet atau suplemen khusus untuk melakukannya. Kuncinya adalah organ-organ tubuh harus sehat sehingga bisa bekerja dengan efektif.

Menurut ahli gizi dr.Hilna Khairunissa Sp.GK, detoks adalah upaya memerdekakan tubuh dari kotoran dan racun yang menumpuk, utamanya pada sistem pencernaan.

“Sebenarnya tubuh sudah memiliki fungsi detoks alami, sayangnya seringkali kita menjalani gaya hidup tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi lemak, rendah serat dan kurang nutrisi, serta alkohol, yang akan meningkatkan produksi racun dan radikal bebas dalam tubuh,” kata Hilna.

Baca juga: Teh Detoks Ampuh Turunkan Berat Badan, Mitos atau Fakta?

Ia mengatakan, ada banyak yang bisa kita lakukan untuk mengoptimalkan sistem detoks alami tubuh.

Mulailah dengan menjaga pola tidur minimal tujuh hingga delapan jam. Perhatikan pula kualitas tidur agar kita bisa beristirahat dengan maksimal.

Tidur cukup dapat meningkatkan sistem imun tubuh, meningkatnya daya ingat, dan pengendalian nafsu makan,” katanya.

Untuk pola makan, penuhi kebutuhan tubuh akan serat dan prebiotik dengan kualitas yang baik demi pencernaan sehat sehingga sistem detoksifikasi berjalan optimal.

Makanan yang mengandung prebiotic antara lain sayuran hijau, tomat, asparagus, hingga oats. Bila diperlukan kita bisa mengasup suplemen khusus serat.

Selain itu, batasi asupan makanan dan minuman mengandung gula tinggi atau makanan yang tinggi kandungan garam. Makanan tersebut dapat mengurangi kemampuan detoks alami karena rusaknya organ yang berperan penting, yaitu liver dan ginjal.

Gaya hidup sehat lain yang harus diperhatikan adalah membatasi asupan alkohol dan bergerak aktif. Banyak jenis olahraga, pilih beberapa yang memang sesuai dan kamu sukai dengan durasi minimal 30 menit, dengan frekuensi 5 kali dalam seminggu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X