Warna Kuku Bisa Menunjukkan Kondisi Kesehatan Kita

Kompas.com - 24/09/2020, 06:06 WIB
Ilustrasi kuku rapuh Shutterstock/FotoDuetsIlustrasi kuku rapuh
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Pada umumnya, kuku kita memiliki warna putih atau bening. Namun karena kebiasaan tertentu seperti mengecat kuku, warna kuku bisa berubah.

Nah, jika warna kuku menunjukkan perubahan tanpa kita ketahui, bisa jadi kita mempunyai masalah pada kondisi kesehatan kita.

Hal itu dibenarkan oleh ahli gizi asal Australia, Fiona Tuck. Ia mengungkap, segala perubahan pada kuku bisa menandakan adanya masalah kesehatan di tubuh.

Menurut dia, warna kuku mencerminkan kondisi bagian dalam tubuh kita. Namun perubahan pada kuku butuh waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

"Kondisi kuku dapat memberi tahu apakah seseorang kekurangan nutrisi tertentu, seperti zat besi atau seng, apakah ada sesuatu yang lebih parah atau faktor luar yang merusak kuku," ujar Fiona kepada Daily Mail Australia.

Baca juga: Tampilan Kuku di Jari Tangan Bisa Jadi Tanda Risiko Serangan Jantung

Ia juga menekankan pentingnya melihat seluruh kuku di tangan, tidak hanya satu bagian.

Perubahan pada kuku yang menunjukkan masalah kesehatan dijelaskan oleh Fiona sebagai berikut:

1. Bintik atau garis putih

Banyak orang mengalami bintik-bintik putih pada kuku, yang merupakan indikasi kekurangan seng atau kalsium.

"Ini akan terlihat seperti bintik-bintik kecil atau garis putih di kuku. Jika semua kuku kita seperti ini, tandanya kita tidak mendapatkan seng atau kalsium dalam jumlah cukup," katanya.

Untuk mengatasinya, kita bisa mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung seng dan kalsium.

Fiona menyarankan konsumsi produk susu dan sayuran berdaun hijau untuk menambah kalsium, sementara biji labu, tiram, unggas dan daging merah untuk meningkatkan kadar seng.

2. Kuku pucat atau membiru

Kuku yang sehat, kata Fiona, selalu berwarna merah muda. Namun kuku yang pucat atau membiru bisa menunjukkan sirkulasi darah yang rendah.

Kuku yang pucat juga menandakan tubuh kita kekurangan zat besi, yang bisa dilihat dari tes darah atau pola diet yang dijalani.

Setelah kekurangan nutrisi diperbaiki, Fiona mengatakan kelainan pada warna kuku akan berubah.

Kita dapat berolahraga lebih sering untuk menghilangkan warna kuku yang pucat.

Baca juga: Waspadai, Perubahan Warna Kuku Kaki Tandakan Ada Penyakit...

3. Lekukan pada kuku atau kuku berlubang

Lekukan pada kuku atau kuku berlubang adalah kondisi yang jarang terjadi. Tetapi, kita bisa mengalaminya jika tubuh mengalami sakit parah.

"Lubang pada kuku terlihat seperti titik kecil atau tusukan dan ini biasanya terjadi ketika ada kondisi autoimun di dalam tubuh,'' ujar Fiona.

Dia menambahkan, kondisi kuku berlubang kerap dialami penderita psoriasis (sejenis penyakit kulit), atau alopecia(rambut rontok).

Seluruh faktor tersebut bisa bersifat genetik, tetapi perlu diperiksa oleh dokter atau spesialis, menurut Fiona.

4. Kerutan pada kuku

Jika kuku tumbuh membentuk garis vertikal, ini adalah indikasi masalah yang terkait dengan usus.

Fiona mengatakan, kuku memiliki kecenderungan untuk tumbuh lebih lambat atau membentuk tonjolan di saat usus tidak mendapatkan nutrisi yang memadai.

"Tonjolan di kuku bisa menjadi tanda kekurangan nutrisi, seperti protein, zat besi, seng atau mineral," ucap dia.

Ia menegaskan pentingnya mengetahui makanan yang kita konsumsi setiap hari untuk membantu menentukan apa yang menyebabkan usus bermasalah.

Baca juga: Jangan Abaikan Garis Hitam di Kuku

5. Kuku mengalami kelainan bentuk

Kuku yang mengalami kelainan bentuk paling sering terlihat pada orang berusia lanjut, di mana bantalan kuku melengkung ke bawah.

Kelainan bentuk pada kuku bisa menjadi indikasi masalah internal yang berhubungan dengan kondisi atau penyakit paru-paru, ujar Fiona.

"Di saat kuku melengkung ke bawah, ini bisa berhubungan dengan kesulitan bernapas, kondisi paru-paru atau bahkan masalah kardiovaskular."

Kuku biasanya terlihat membesar di bagian ujung jari, Fiona melanjutkan.

6. Faktor lain

Sebelum mengunjungi dokter, lihat apakah ada faktor lain yang memengaruhi pertumbuhan kuku.

Menurut Fiona, faktor ini bisa meliputi penggunaan kuku palsu, kuku yang terkena benturan, terkelupas atau robek serta unsur lain yang dapat merusak kuku.

Selain itu, tambah dia, kuku bisa kering jika kita mencuci tangan secara berlebihan, atau terlalu banyak menggunakan hand sanitizer.

Baca juga: Tanda Putih di Kuku Bukan Pertanda Ada yang Rindu, Lalu Apa?




Sumber MSN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X