Merayakan Gaya Individual dalam Pomelo Koleksi Musim Gugur

Kompas.com - 25/09/2020, 13:40 WIB
Koleksi Fall 2020 ini terinspirasi dari estetika romantis dan extravagant di era Victoria. Dok PomeloKoleksi Fall 2020 ini terinspirasi dari estetika romantis dan extravagant di era Victoria.

 

KOMPAS.com – Terinspirasi oleh gaya dari era Victoria yang romantis dan tak lekang oleh waktu, Pomelo, omnichanel fashion platform, menghadirkan koleksi musim gugur 2020. Kali ini Pomelo mengajak seluruh Pomelo Girls untuk merayakan individualitas masing-masing.

Konsep itu dituangkan dengan memilih Pomelo Girls lintas negara, yaitu Thailand, Singapura, Indonesia, dan Malaysia, dengan kepribadian serta latar belakang beragam.

Koleksi Fall 2020 ini terinspirasi dari estetika romantic dan extravagant di era Victoria.Dok Pomelo Koleksi Fall 2020 ini terinspirasi dari estetika romantic dan extravagant di era Victoria.
Dari Indonesia terpilih advokat body positivity yang juga seorang model, Irene Tanudibroto dan mahasiswi arsitektur asal Jakarta, Jessica Michelle. Keduanya dipilih lewat casting yang sempat diadakan awal tahun ini.

Irene dan Jessica bergabung dengan aktris Thailand, Davika Hoorne, model transgender Kiss, serta indvidu yang merepresentasikan Thailand, influencer hijabi dari Malaysia Nina Khalil, musisi dari Singapura Shye.

Para model menggambarkan beragam etnis, citra tubuh, dan juga budaya.

Koleksi Fall 2020 ini terinspirasi dari estetika romantis dan extravagant di era Victoira yang dipadukan dengan twist modern sensuality.

Koleksi yang terdiri dari 50 item ini memiliki fokus pada dress elegan dengan garis leher yang elegan, serta tailored suit dengan sentuhan warna cerah.

Baca juga: Pomelo Ajak Pelanggannya “Menyaksikan” Peluncuran Koleksi Baru

Mengedepankan beragam style dalam palet warna yang monokromatik, koleksi ini mendorong perempuan untuk mengekspresikan diri mereka yang sesungguhnya dan menampilkan dengan bangga style mereka masing-masing.

Pemotretan koleksi ini dilakukan secara virtual dengan kru seluruhnya perempuan.Dok Pomelo Pemotretan koleksi ini dilakukan secara virtual dengan kru seluruhnya perempuan.

Pemotretan koleksi ini dilakukan secara virtual, kecuali untuk model dari Thailand. Dipimpin oleh kru yang seluruhnya terdiri dari perempuan, yakni fotografer dari Singapura Lenne Chai, set designer yang berbasis di New York, AS, Lauren Walkup, serta videographer yang berbasis di Bangkok, Thailand, Jean Khamkwan.

Pemotretan virtual ini merupakan hasil kolaborasi arahan oleh kru serta talent melalui video conference.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X