Kompas.com - 28/09/2020, 14:52 WIB
Parfum Carl & Claire Carl & ClaireParfum Carl & Claire
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Apakah tujuanmu saat memutuskan untuk berbisnis? Kebanyakan orang akan menjawab, demi menghasilkan uang. Tentu itu tidak salah, karena siapa yang mau merugi dalam berbisnis kan.

Tetapi menurut para pelaku bisnis, hal yang membuat bisnis kita berkembang dan tahan lama bukan melulu soal uang, melainkan adanya passion dan tujuan mulia di dalamnya.

Setidaknya ini yang dialami Nouva Puspita, pendiri sekaligus CEO Carl & Claire, brand parfum Indonesia yang sudah menghadirkan lebih dari 40 koleksi wewangian.

Ketika memutuskan keluar dari pekerjaan dan mulai berbisnis, ia sempat ragu untuk melangkah. Ia juga tidak yakin akan berbisnis apa karena menyadari dirinya mudah bosan.

Lalu suatu saat, seorang teman bertanya kepadanya, apakah kamu punya tujuan mulia dalam bisnis yang akan kamu dirikan?

Pertanyaan itu membuat Nouva sadar bahwa dirinya yang selama ini punya sifat introvert, sedikit kesulitan dalam bergaul.

"Saya itu dulunya mau kenalan sama orang aja segan, rasanya tidak percaya diri. Untuk mengatasinya, saya pun memakai parfum agar lebih pede," tutur Nouva beberapa waktu lalu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan pengalamannya sendiri ini, Nouva berpikir, pasti banyak orang yang juga kerap merasa insecure dan ingin lebih pede.

"Pengalaman itu membuat saya berniat membuat parfum, karena saya memang suka wewangian, dan karena ingin membantu orang merasa lebih percaya diri, merasa nyaman, dan memiliki mood lebih baik. Itu tujuan mulia dalam bisnis ini," ujarnya.

Nouva pun memulai kantornya di ruangan berukuran 3 x 4 meter pesegi yang penuh berisi barang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X